Cedera hati (CH) adalah suatu kelainan hati yang ditandai peningkatan kadar serum alanin aminotransferase (ALT) dan aspartate aminotransferase (AST) dalam serum darah lebih dari normal, disertai adanya nekrosis. Penelitian terdahulu terbukti bahwa paparan mancozeb dapat menyebabkan CH. Salah satu tanaman yang mengandung antioksidan cukup baik adalah kelor (Moringa oleifera=Mo). Tujuan penelitian ini untuk membuktikan bahwa pemberian tepung daun kelor dapat mencegah CH pada tikus wistar jantan yang diinduksi mancozeb melalui mekanisme pengikatan radikal bebas oleh kandungan antioksidan Mo. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan pendekatan Randomized Pretest-Posttest Paralel Control Group Design, menggunakan tikus wistar sebanyak 24 ekor yang akan dibagi menjadi 4 kelompok. Masing-masing kelompok mendapat perlakuan yang berbeda-beda. Penelitian ini menunjukkan perbedaan yang signifikan (p = 0,0001) rerata kadar ALT dan AST serum darah hewan coba pada kelompok kontrol yang diberi Mo dibandingkan dengan kelompok tanpa Mo. Terdapat perbedaan yang signifikan indek nekrosis antara kelompok yang diberi Mo, dibandingkan dengan kelompok tanpa Mo (p = 0,04) . Penelitian ini membuktikan bahwa pemberian tepung daun kelor dapat mencegah CH pada tikus wistar yang diinduksi mancozeb melalui mekanisme pengikatan radikal bebas oleh kandungan antioksidan Mo.
Copyrights © 2017