Nilai PDRB pada masing-masing lapangan usaha memiliki nilai berbeda, menunjukkan bahwa kuantitas produk/nilai rupiah dari masing-masing sektor berbeda. Dalam usaha pengembangan ekonomi, pemerintah daerah dapat memprioritaskan pengembangan salah satu atau beberapa sektor dalam upaya pembangunan daerah. Informasi mengenai sektor unggulan, prima, berkembang dan potensial serta nilai komponen keunggulan kompetitif dari masing-masing sektor di Kabupaten Brebes belum ada, sehingga pembangunan ekonomi belum berdasarkan keprioritasan sektor. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasi sektor-sektor tersebut. Analisa mengenai sektor unggulan menggunakan Location Quotien (LQ), Shift Share (SS) dan Klassen dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasi status sektor-sektor penyumbang PDRB Kabupaten Brebes. Sektor dengan PDRB tertinggi adalah Pertanian, kehutanan dan perikanan; Pertambangan dan penggalian; Industri pengolahan; Pengadaan listrik dan gas; dan Pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang. Sektor dengan nilai LQ tertinggi adalah Jasa pendidikan; Administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib; Real estate; Kegiatan sosial; dan Jasa perusahaan. Sektor dengan nilai komponen keunggulan kompetitif (anaisis SS) tertinggi adalah pertanian, kehutanan dan perikanan; Pertambangan dan penggalian; Industri pengolahan; Pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang; dan Konstruksi. Sektor prima (nilai LQ > 1 dan SS positif (+)) berdasarkan kuadran Klassen adalah Pertanian, kehutanan dan perikanan; Penyediaan akomodasi dan makan minum; dan Jasa Pendidikan.
Copyrights © 2022