Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kebahagiaan (happiness) dan kelekatan pada tempat (place attachment) pada pengunjung Taman Kota Tebing Tinggi di Propinsi Sumatera Utara. Taman memiliki pengaruh psikologis pada pengunjungnya, terlebih lagi jika taman ini ditata dengan baik. Keberadaan taman di kota Tebing Tinggi menjadi hal yang penting karena sarana ini menjadi hal yang bisa dimanfaatkan Masyarakat secara umum. Untuk itulah penelitian dilakukan dengan menggali informasi sebanyak 154 orang pengunjung taman yang terdiri dari 85 laki-laki dan 69 perempuan. Data dikumpulkan melalui skala Likert, dengan alat ukur variabel kebahagiaan oleh Argyle dan alat ukur variabel ikatan tempat oleh William Vaske. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi sebesar 0,200 (p > 0,05). Uji korelasi Spearman’s rank correlation mengungkapkan nilai korelasi sebesar 0,747 dengan tingkat signifikansi 0,001 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara kebahagiaan dan ikatan tempat. Artinya, semakin tinggi tingkat kebahagiaan seseorang, semakin kuat ikatan tempat yang dirasakan terhadap taman kota tersebut. Lebih lanjut, hasil kategorisasi menunjukkan bahwa 73,38% subjek memiliki tingkat ikatan tempat yang sedang, sedangkan 100% subjek memiliki tingkat kebahagiaan yang tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengunjung Taman Kota Tebing Tinggi secara umum merasa bahagia dan memiliki ikatan yang cukup kuat terhadap tempat tersebut. Kebahagiaan yang dirasakan oleh pengunjung seringkali dipengaruhi oleh pengalaman positif selama berada di taman, termasuk fasilitas yang memadai dan interaksi sosial yang berkualitas.
Copyrights © 2025