Penelitian ini mengkaji identitas dan agensi perempuan dalam film "Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah" menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis wacana model Sara Mills. Film ini menampilkan representasi perempuan dalam konteks relasi kuasa keluarga dan tekanan sosial yang dialami tokoh perempuan sebagai ibu dan istri. Penelitian mengungkap bagaimana perempuan sering diposisikan sebagai objek wacana melalui stereotip dan marginalisasi oleh patriarki, namun juga menunjukkan agensi perempuan sebagai proses kompleks berupa negosiasi dan resistensi halus. Temuan ini penting untuk memperkaya kajian representasi dan agensi perempuan dalam budaya populer Indonesia.
Copyrights © 2025