Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) diterapkan dalam upaya menumbuhkan identitas bangsa pada siswa sekolah dasar di era globalisasi, dengan fokus pada studi kasus di SDN Bratan 2. Di tengah masuknya berbagai budaya dan informasi dari luar, siswa sekolah dasar perlu dibekali nilai kebangsaan agar tetap mengenal jati diri sebagai bangsa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi kegiatan belajar, wawancara dengan guru dan siswa, serta telaah dokumen pembelajaran PKn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan nilai-nilai kebangsaan melalui pembelajaran yang dekat dengan kehidupan siswa, diskusi tentang keberagaman, contoh kontekstual, serta keteladanan dalam perilaku. Selain itu, kegiatan sekolah seperti upacara bendera, lagu nasional, dan program berbasis budaya lokal ikut memperkuat identitas bangsa pada siswa. Implementasi PKn ini membantu siswa menumbuhkan cinta tanah air, sikap menghargai perbedaan, dan kesadaran berbangsa.
Copyrights © 2025