Tilting flume merupakan saluran laboratorium yang salah satu fungsinya bisa digunakan untuk melihat karakteristik aliran yang terjadi dengan menggunakan ambang. Karakteristik dari suatu aliran sangat penting diketahui untuk membangun bangunan air, seperti bendungan dan bendung. Karakteristik aliran yang terjadi pada saluran disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah dimensi dari ambang sekat. Panjang lebar dan bentuk ambang sangat mempengaruhi karakteristik aliran yang terjadi, sehingga debit yang didapatkan juga bervariasi. Kecenderungan aliran yang terjadi pada hulu dan hilir ambang akan mempengaruhi debit aliran yang didapatkan. Pada penelitian ini mengunakan empat ambang lebar dan tiga ambang tajam. Dengan dimensi ambang yang berbeda maka debit yang dihasilkan juga bervariasi pada setiap sekatnya. Percobaan yang dilakukan berulang menunjukan besarnya pengaruh tinggi muka air pada hulu ambang terhadap debit aliran di hilir ambang. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa semakin besar ketinggian muka air di hulu ambang (Y0 ) maka semakin besar debit (Q) yang didapatkan. Dengan nilai Q tertinggi yang didapatkan adalah 0,27 liter/detik untuk jenis ambang lebar dan ambang tajam. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa panjang dari ambang merupakan salah satu faktor besar dan kecilnya debit aliran yang didapatkan.
Copyrights © 2020