Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Vol 6, No 3 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN

HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI USIA 11-14 TAHUN DENGA TINGKAT KECEMASAN DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN SEKS SEKUNDER DI MTs SAFINATUL HUDA SOWAN KIDUL JEPARA

Nor Asiyah (Unknown)
Diah Andriani Kusumawati (Unknown)
Yuni Anita (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Oct 2016

Abstract

Pada remaja perempuan tanda pubertas pertama umumnya adalah pertumbuhan payudara stadium 2 atau disebut breast bud yang terdiri dari penonjolan putting yang disertai pembesaran daerah areola sekitar umur 8 - 12 tahun. Haid pertama (Menarche) terjadi pada stadium lanjut dari pubertas dan sangat bervariasi pada umur berapa masing-masing individu mengalaminya, rata-rata pada umur 10,5 – 15,5 tahun. Dalam proses mencapai dewasa inilah anak harus melalui berbagai  tahap tumbuh kembang, termasuk tahap remaja.Jenis penelitian ini analitik korelatif yaitu penelitian atau penelaahan hubungan antara dua variabel pada suatu situasi atau sekelompok subjek. Hal ini dilakukan untuk melihat hubungan antara gejala yang satu dengan gejala yang lain atau variabel yang satu dengan variabel yang lain.Hasil uji chi–square menunjukkan df : 8 tingkat signifikasi 5% adalah 15,507. Kemudian dilakukan perbandingan chi-square hitung dan chi-square tabel. Dimana chi-square hitung adalah 17,997   chi-square tabel df : 8 taraf signifikan 5% adalah 15,507. Berdasarkan probabilitas, terlihat bahwa pada kolom Asymp. Sig. Adalah 0,021 atau probabilitas dibawah 0,05 yang maknanya adalah terdapat hubungan pengetahuan remaja putri dengan tingkat kecemasan  dalam menghadapi  perubahan seks sekunder. Hubungan antara kedua variabel tersebut lemah, hal ini ditunjukkan dengan koefisian kontingensi sebesar r hitung r tabel (0,213 0,5).Bagi institusi pendidikan, peran guru dalam memberikan informasi tentang kesehatan reproduksi dan masalah yang timbul saat terjadi perubahan pada masa remaja lebih ditingkatkan dengan cara menghadirkan tenaga kesehatan ke sekolah untuk memberikan informasi. Pendidikan tentang kesehatan reproduksi mestinya di sampaikan sejak dini agar remaja tidak akan mengalami kecemasan maupun reaksi negatif lainnya dalam menghadapi perubahan yang terjadi pada masa remaja salah satunya yaitu perubahan seks sekunder.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

jikk

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan contributes to the dissemination of information related to nursing and midwifery research and evidence-based study on nursing and midwifery issues. The scope of this journal is broadly multi-perspective in nursing and midwifery areas such as Nursing Education, ...