Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERAMPILAN KADER KESEHATAN DALAM DETEKSI DINI SUNTING BERBASIS MASYARAKAT PADA KADER KESEHATAN

Anggara Dwi Sulistiyanto (RSUD Dr. Loekmono Hadi Kudus)
Muhamad Jauhar (Universitas Muhammadiyah Kudus)
Diana Tri Lestari (Universitas Muhammadiyah Kudus)
Ashri Maulida Rahmawati (Universitas Muhammadiyah Kudus)
Edi Wibowo Suwandi (Universitas Muhammadiyah Kudus)
Fitriana Kartikasari (Universitas Muhammadiyah Kudus)
Edita Pusparatri (Universitas Muhammadiyah Kudus)



Article Info

Publish Date
22 Aug 2023

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang dialami oleh balita di dunia. Data menyebutkan prevalensi stunting meningkat setiap tahunnya. Stunting disebabkan oleh gizi buruk pada ibu hamil dan balita, kurangnya pengetahuan ibu tentang kesehatan dan gizi, akses layanan  kesehatan terbatas, dan ketersediaan makanan bergizi. Dampak stunting yaitu terganggunya perkembangan otak, kecerdasan, pertumbuhan fisik, dan gangguan metabolisme tubuh pada balita. Berdasarkan hal tersebut keteramplan deteksi dini stunting menjadi kebutuhan sehingga cakupan penemuan kasus stunting meningkat. Penanganan lebih dini dapat mencegah terjadinya berbagai komplikasi sehingga dapat menyelematkan masa depan anak bangsa. Beberapa factor yang mempengaruhi keterampilan antara lain usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, pengalaman kerja, pengetahuan, dan sikap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis factor-faktor yang berhubungan dengan keterampilan deteksi dini stunting. Desain penelitian menggunakan deskiptif kuantitatif pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Juli-September 2022. Sampel penelitian sebanyak 85 kader kesehatan di wilayah kerja UPT Puskesmas Undaan sebagai lokus stunting di Kabupaten Kudus. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner karakteristik responden, pengetahuan, sikap, dan keterampilan deteksi dini stunting. Analisis data bivariate menggunakan uji t-test. Terdapat hubungan yang signifikan antara umur, jenis kelamin, status pernikahan, tingkat pendidikan, pekerjaan, pendapatan, lama menjadi kader kesehatan, pengalaman pelatihan, pengetahuan, dan sikap terhadap keterampilan deteksi dini stunting berbasis masyarakat pada kader kesehatan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Undaan Kabupaten Kudus. Hasil penelitian menjadi dasar dasar dalam mengembangkan intervensi untuk meningkatkan kapasitas kader kesehatan dalam deteksi dini stunting. Penelitian selanjutnya dapat mengidentifikasi faktor paling dominan sebagai pertimbangan dalam pengembangan intervensi dan program kesehatan di masyarakat.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jikk

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan contributes to the dissemination of information related to nursing and midwifery research and evidence-based study on nursing and midwifery issues. The scope of this journal is broadly multi-perspective in nursing and midwifery areas such as Nursing Education, ...