Hipertensi sering terjadi pada lansia yang dikaitkan dengan proses penuaan. Seiring dengan bertambahnya usia, risiko seseorang untuk mengalami hipertensi semakin meningkat. Pengobatan hipertensi secara non farmakologi juga dapat diberikan melalui konsumsi seledri. Senyawa apiin dari daun seledri bersifat diuretik dan diduga mampu melebarkan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan daun seledri terhadap penurunan tekanan darah pada lansia. Jenis penelitian ini kuantitatif menggunakan metode quasi experimental design, dengan rancangan non equivalent control group design. Teknik sampling menggunakan stratified random sampling sampel, dengan jumlah responden 46 orang. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pemberian rebusan daun seledri terhadap tekanan darah pada lansia kelompok intervensi, dengan nilai p-value kelompok intervensi 0,000. Dan tidak ada pengaruh pemberian rebusan daun seledri terhadap tekanan darah pada lansia kelompok kontrol, dengan nilai p-value 0,01. Kesimpulan penelitian ini yaitu, adanya pengaruh pemberian rebusan daun seledri terhadap penurunan tekanan darah pada lansia.
Copyrights © 2024