Leptospirosis merupakan penyakit zoonosis yang menjadi masalah kesehatan masyarakat. Di Indonesia, leptospirosis sering terjadi setelah banjir, dengan kasus tertinggi di daerah pesisir dan dataran rendah. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Leptospira yang ditularkan melalui kontak dengan lingkungan yang terkontaminasi, terutama dari hewan pengerat seperti tikus. Penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai leptospirosis sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mereka tentang bahaya Leptospirosis. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kaliwungu melakukan sosialisasi sebagai upaya pencegahan dan pengendalian kasus leptospirosis Melalui edukasi dan pembagian leaflet, masyarakat diberikan informasi mengenai definisi, cara penularan, gejala, faktor risiko, serta langkah-langkah pencegahan leptospirosis. Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat, sehingga mereka lebih waspada dan bertanggung jawab dalam mencegah penyebaran penyakit. Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap leptospirosis, sehingga dapat mengurangi risiko penularan.
Copyrights © 2025