Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI LEPTOSPIROSIS UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENYAKIT LEPTOSPIROSIS Ade Kurnia Bayu Firdaus; Sayyidati Maulia Ashfa; Siti Mahgfiroh; Sabiq Ismail; Hawa Suci; Indanah Indanah; Fida Maisa Hana
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 1 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i1.2714

Abstract

Leptospirosis merupakan penyakit zoonosis yang menjadi masalah kesehatan masyarakat. Di Indonesia, leptospirosis sering terjadi setelah banjir, dengan kasus tertinggi di daerah pesisir dan dataran rendah. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Leptospira yang ditularkan melalui kontak dengan lingkungan yang terkontaminasi, terutama dari hewan pengerat seperti tikus. Penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai leptospirosis sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mereka tentang bahaya Leptospirosis. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kaliwungu melakukan sosialisasi sebagai upaya pencegahan dan pengendalian kasus leptospirosis Melalui edukasi dan pembagian leaflet, masyarakat diberikan informasi mengenai definisi, cara penularan, gejala, faktor risiko, serta langkah-langkah pencegahan leptospirosis. Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat, sehingga mereka lebih waspada dan bertanggung jawab dalam mencegah penyebaran penyakit. Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap leptospirosis, sehingga dapat mengurangi risiko penularan.
Analisis Terapi dan interaksi obat Antiplatelet pada Pasien Angina Pektoris Stabil di RSUD RA Kartini Jepara Ade Kurnia bayu Firdaus; Ria Etikasari; Intan Adevia Rosnarita
Majalah Farmaseutik Vol 22, No 1 (2026)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/farmaseutik.v22i1.108254

Abstract

Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia, dengan prevalensi di Indonesia sebesar 0,85‰. Terapi antiplatelet merupakan strategi utama dalam pencegahan sekunder PJK, termasuk pada kasus angina pektoris stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan dan potensi interaksi obat antiplatelet pada pasien angina pektoris stabil. Desain penelitian ini menggunakan observasional dengan kohort desain retrospektif dan pendekatan kuantitatif dan kualitatif,  Data diambil dari rekam medis pasien rawat jalan di RSUD RA Kartini Jepara periode Januari 2023–Desember 2024. Variabel yang dianalisis meliputi usia, jenis kelamin, jenis terapi antiplatelet (aspilet 80 mg, klopidogrel 75 mg, atau kombinasi), serta potensi interaksi obat. Dari 31 pasien yang memenuhi kriteria inklusi, mayoritas berusia 50–59 tahun (54,85%). Pola terapi didominasi penggunaan aspilet tunggal (67,74%), diikuti kombinasi dengan klopidogrel (19,35%), dan klopidogrel tunggal (12,90%). Terdapat 94 potensi interaksi: 30 (31,9%) minor, 63 (67%) moderate, dan 1 (1,1%) mayor. Interaksi mayor ditemukan antara klopidogrel dan ketorolac.