cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@umkudus.ac.id
Phone
+6285117477445
Journal Mail Official
lppm@umkudus.ac.id
Editorial Address
https://ejr.umku.ac.id/index.php/JAI/pages/view/editorial-boards
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdimas Indonesia
ISSN : 26544822     EISSN : 26542544     DOI : doi.org/10.26751/jai
Jurnal Abdimas Indonesia aims to disseminate scholarly works and best practices related to the implementation of community engagement and empowerment activities based on science, technology, and local wisdom. The journal seeks to bridge academic knowledge with real-world community needs, supporting sustainable development and improving community welfare through participatory and innovative approaches. Scope of the Journal The journal publishes articles derived from community service and engagement activities conducted by academics, practitioners, and students. The scope includes, but is not limited to, the following areas: Community empowerment and capacity building Application of science, technology, and innovation for community development Health promotion and disease prevention in communities Education, literacy, and learning empowerment programs Economic empowerment, entrepreneurship, and MSME development Environmental conservation and sustainable development Social innovation and community-based solutions Appropriate technology and digital transformation for communities Disaster preparedness, mitigation, and community resilience Public policy implementation and community participation Cultural preservation and local wisdom-based community programs Evaluation and impact assessment of community service programs
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 132 Documents
PENERAPAN HIDROPONIK SEBAGAI SALAH SATU UPAYA PENANGANAN STUNTING DI TINJAU DARI SEGI EKONOMI Tuti' Nadhifah; M. Adhitya Wardhana; Ahmad Nur Syafiq
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 1 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i1.2067

Abstract

Hidroponik merupakan suatu budidaya tamanaman dengan cara memanfaatkan air dan tidak menggunakan media tanah. Prioritas dalam penanaman dengan cara hidroponik yaitu guna sebagai pemenuhan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman. Pada penanaman dengan cara hidroponik walaupun pemanfaatannya menggunakan media air, namun yang air dibutuhkan lebih sedikit ketimbang penanaman dengan menggunakan media tanah. Terjadinya permasalahan kurangnya tanah untuk bercocok tanam, maka penanaman denan cara hidroponik merupakan sebuah solusi untuk tetap bisa bercocok tanam dan mendapatkan pemenuhan gizi dari hasil tanaman tersebut. Selain itu penanaman dengan cara hidroponik juga sangat cocok diterapkan pada daerah yang minim suplai air, karena air yang dibutuhkan dalam penanaman dengan cara hidroponik hanya memerlukan air yang sedikit. Pemerintah juga sangat mendukung penerapan penanaman dengan cara hidroponik, hal ini dikarenakan metode tersebut sangat membantu dalam meningkatkan produksi pertanian yang ada di Daerah Kudus. Target dari kegiatan dengan menerapkan penanaman dengan media hidroponik dimulai dari setiap rumah tangga yang ada di Daerah Kudus. Hal ini dikarenakan kebanyakan ibu rumah tangga yang tidak bekerja memiliki banyak waktu luang. Sehingga dapat lebih efektif untuk menerapkan penanaman dengan cara hidroponik di rumah nya masing-masing. Dengan demikian manfaat yang dapat dirasakan dari penerapan dengan cara hidroponik yaitu selain dapat menghasilkan sayuran dengan kualitas gizi yang lebih bagus juga dapat memperindah pekarangan rumah. Serta secara tidak langsung juga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat dengan cara memasarkan hasil dari penanaman hidroponik melalui jual beli online. Dengan demikian, kesimpulan dari penjelaan diatas adalah penanaman dengan cara hidroponik menjadi salah satu solusi dalam mencegah terjadinya stunting yang ada di Indonesia khususnya yang ada di Kota Kudus.Kata kunci: Hidroponik, Gizi, Keluarga
GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT (GERMAS) DI POSYANDU PRAMBATAN LOR KALIWUNGU KUDUS Noor Cholifah; Rusnoto Rusnoto
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 1 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i1.1545

Abstract

Permasalahan yang terjadi dewasa ini adalah rendahnya pengetahuan dalam menjaga kesehatan tubuh, sikap yang buruk dalam menyikapi pentingnya melakukan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah terjadinya suatu penyakit. Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) merupakan sebuah gerakan yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat. Aksi GERMAS ini juga diikuti dengan memasyarakatkan perilaku hidup bersih sehat dan dukungan untuk program infrastruktur dengan basis masyarakat dan perilaku penerapan GERMAS di kehidupan sehari-hari. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah Pemberdayaan Posyandu dalam peningkatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Kecamatan Poasia Dan Kambu, Kota Kendari agar menjadi masyarakat yang sehat dan sadar akan pentingnya menjaga kesehatan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan sosialisasi atau ceramah yang didukung interaksi kesehatan serta media leaflet. Minat ibu-ibu posyandu untuk menerapkan GERMAS sangat besar, sehingga penyuluhan tersebut mudah diterima dan dapat menciptakan sikap yang positif terhadap pesan yang disampaikan yang mempengaruhi perilaku ibu-ibu posyandu.
TANGGAP DARURAT BENCANA DAN PERTOLONGAN PERTAMA Elangga Kukuh Prasetya; Eva Zuliana; Dinda Aisyah Putri Maharani; Haena Permatasari; Marcela Dea Ananda; Sri Siska Mardiana; Dwi Astuti
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 1 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i1.2751

Abstract

Desa Tenggeles, yang terletak di Kabupaten Kudus, merupakan salah satu daerah yang rawan terhadap berbagai jenis bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan gempa bumi. Kondisi geografis dan iklim yang tidak menentu sering kali menyebabkan desa ini mengalami bencana yang dapat mengancam keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu masyarakat dibekali dengan pelatihan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan warga Desa Tenggeles yang diwakili oleh Destana dan Karangtaruna Desa Tenggeles. Metode penelitian ini menggunakan  pendekatan kuantitatif dengan metode kuesioner. Pendekatan ini dipilih untuk mengukur tingkat pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat desa Tenggeles sebelum dan sesudah pelatihan tanggap darurat bencana dan pertolongan pertama.Hasil dari penelitian didapatkan peningkatan pengetahuan warga mengenai Pelatihan Tanggap Darurat Bencana sebesar 5% dan, didapatkan peningkatan pengetahuan warga mengenai Pelatihan Pertolongan Pertama sebesar 12%. Program Pelatihan tanggap darurat bencana dan pertolongan pertama yang dikemas dalam program kerja KKN UMKU 2024 Desa Tenggeles Kec. Mejobo Kab. Kudus telah selesai dan berhasil dilaksanakan. Praktik dan simulasi membuat para peserta antusias dan tertarik untuk mengikutinya. Tak lupa para peserta juga memeragakan apa yang telah diajarkan oleh instruktur didepan audience. Kegigihan dan antusias peserta dalam mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir merupakan suatu kebahagiaan sekaligus kebanggan bagi kami. Kami senang para peserta mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari hari.
PEMANFAATAN LIMBAH MINYAK JELANTAH MENJADI SABUN BATANG DI DESA BESITO KABUPATEN KUDUS Fahima Nur Shofia; Diva Fitriana Putri; Regita Adiba Fayza Purwoko; Khuril Aeni; Dwi Maya Ratnasari; Anita Rahayu Putri; Mahardini Ayu Faradilla; Putri Luthfiana Anggraeni; Zanadira Althofia; Desy Meliasari; Finkanita Salsabila; Muhammad Hasan Zuwad; Melvin Dewi Rosita; Osama Maulana Haq; Syamsul Hadi; Nur Shabrina Al Baiti; Danang Febry Saputro; Purbowati Purbowati; Supardi Supardi
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 2 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i2.2690

Abstract

Minyak jelantah merupakan limbah dari minyak goreng yang telah digunakan berulang kali, dan sering menjadi masalah lingkungan dan kesehatan jika tidak dikelola dengan baik. Desa Besito, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, terdapat banyak UMKM di bidang kuliner yang menghasilkan limbah minyak jelantah dalam jumlah besar setiap harinya namun, belum dimanfaatkan secara optimal. Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Kudus melakukan program pengolahan minyak jelantah menjadi sabun batang pencuci pakaian sebagai solusi pengelolaan limbah yang ramah lingkungan. Proses pembuatan sabun melibatkan pengolahan minyak jelantah dengan metode saponifikasi yang menghasilkan sabun batang berkualitas untuk digunakan sebagai pencuci pakaian. Minyak jelantah dapat dikelola dengan baik menjadi produk yang bermanfaat. Selain sebagai bahan pencuci pakaian, produk sabun batang minyak jelantah punya bentuk menarik dan bisa dijadikan souvenir acara atau pernikahan. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan nilai guna limbah minyak jelantah tetapi juga memberikan edukasi tentang pentingnya pengelolaan limbah untuk pelestarian lingkungan. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan solusi inovatif untuk permasalahan limbah sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan bagi masyarakat Desa Besito.
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS KESEHATAN IBU DAN BAYI MELALUI PENDEKATAN DAN EDUKASI GIZI Fania Nurul Khoirunnisa; Durrotun Munafiah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 1 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i1.1503

Abstract

Masa postpartum merupakan masa yang dimulai sejak plasenta lahir sampai semua organ reproduksi kembali seperti semula dimana selama masa tersebut diperlukan pemantauan terhadap ibu. Penanganan yang kurang baik selama masa postpartum dapat menimbulkan berbagai masalah. Status gizi yang baik dan seimbang sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan kesehatan ibu post partum dimana membantu proses metabolisme, pemeliharaan dan berperan dalam pembentukan jaringan baru serta memengaruhi kualitas ASI (Air Susu Ibu). Menilai pentingnya nutrisi pada masa postpartum bagi ibu dan bayi maka edukasi tentang gizi perlu disampaikan kepada ibu nifas sebagai salah satu bagian dari asuhan komprehensif. Dalam memberikan asuhan, Bidan hendaknya mampu memberikan asuhan secara komprehensif, antara lain melalui layanan kebidanan dengan pendekatan continuity of care. Konsep ini sangat penting diterapkan untuk mengatasi masalah kesehatan pada masa reproduksi, masa kehamilan, persalinan dan masa nifas (pascapersalinan). Edukasi gizi sebagai bagian dari asuhan komprehensif masa nifas dan menyusui merupakan upaya promotif sekaligus preventif sehingga ibu dapat menerapkan pemenuhan kebutuhan nutrisi sesuai kebutuhannya
PEMBERDAYAAN UMKM MELALUI DIGITALISASI DAN INOVASI PRODUK Ratna Fitriana Handayani; Naili Fauziyatul Hikmah; Syahrul Azrni Awaf; Muhammad Naufal; Azizatuz Zahro; Dwi Astuti; Sri Siska Mardiana
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 1 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i1.2754

Abstract

Program pemberdayaan UMKM, bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro melalui pelatihan digitalisasi dan inovasi produk. Tujuan dilakukannya penelitian ini agar mendorong pelaku usaha untuk berinovasi dalam menciptakan produk yang variatif dan sesuai dengan kebutuhan pasar, mengembangkan strategi branding dan desain kemasan yang lebih menarik dan kompetitif, dan memperluas akses pasar UMKM melalui digitalisasi dan jaringan bisnis baru  Kegiatan ini dilakukan selama satu bulan dengan sasaran 30 UMKM lokal. Metode yang digunakan meliputi pelatihan pemasaran digital, desain kemasan, dan inovasi produk. Evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 85% dan peningkatan omzet rata-rata hingga 30%. Hasil ini menunjukkan bahwa integrasi digitalisasi dan inovasi produk dapat menjadi strategi efektif dalam pengembangan UMKM. Program ini memberikan implikasi positif terhadap penguatan ekonomi desa.
PENINGKATAN LITERASI DIGITAL MELALUI EDUKASI MASYARAKAT Dhina Cahya Rohim; Avira Budianita; Ade Ima Afifa Himayati; Fathimah Isnina; Milad Naufal Akbar; Findasari Findasari; Manggalastawa Manggalastawa
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 1 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i1.2473

Abstract

Kehidupan di era yang semakin maju ini telah mengahdirkan berbagai macam teknologi canggih yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Teknologi tersebut menjadi perantara untuk mendapatkan informasi terkini yang dibutuhkan oleh masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat berusaha untuk meningkatkan kemampuan menggunakan teknologi digital untuk memudahkan dalam beraktifitas dalam kehidupan sehari-hari. Akan tetapi, secanggih apapun teknologi saat ini harus seimbang dengan pola pikir mayarakat dalam menyerap dan memahami informasi yang sedang beredar. Oleh karena itu masyarakat harus mampu meningkatkan literasi digital demi tercipta suasana yang selalu kondusif. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini mencoba untuk memberikan edukasi kepada masyarakat di desa Kalirejo Kecamatan Undaan untuk mampu meningkatkan literasi digital agar lebih bijak lagi dalam menggunakan teknologi digital, mampu menyerap dan memaknai dengan baik informasi yang ada agar dapat meminimalisir tindakan kejahatan dan kriminalitas melalui teknologi digital.
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS KESEHATAN IBU DAN BAYI MELALUI PENDEKATAN DAN EDUKASI GIZI Fania Nurul Khoirunnisa; Durrotun Munafiah; Nor Asiyah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 1 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i1.1453

Abstract

Abstrak Masa postpartum merupakan masa yang dimulai sejak plasenta lahir sampai semua organ reproduksi kembali seperti semula dimana selama masa tersebut diperlukan pemantauan terhadap ibu. Penanganan yang kurang baik selama masa postpartum dapat menimbulkan berbagai masalah. Status gizi yang baik dan seimbang sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan kesehatan ibu post partum dimana membantu proses metabolisme, pemeliharaan dan berperan dalam pembentukan jaringan baru serta memengaruhi kualitas ASI (Air Susu Ibu). Menilai pentingnya nutrisi pada masa postpartum bagi ibu dan bayi maka edukasi tentang gizi perlu disampaikan kepada ibu nifas sebagai salah satu bagian dari asuhan komprehensif. Dalam memberikan asuhan, Bidan hendaknya mampu memberikan asuhan secara komprehensif, antara lain melalui layanan kebidanan dengan pendekatan continuity of care. Konsep ini sangat penting diterapkan untuk mengatasi masalah kesehatan pada masa reproduksi, masa kehamilan, persalinan dan masa nifas (pascapersalinan). Edukasi gizi sebagai bagian dari asuhan komprehensif masa nifas dan menyusui merupakan upaya promotif sekaligus preventif sehingga ibu dapat menerapkan pemenuhan kebutuhan nutrisi sesuai kebutuhannya Kata Kunci: Kesehatan Ibu dan Bayi, Edukasi, Gizi Abstract Postpartum period is the period that starts from the birth of the placenta until all reproductive organs return to normal, during which time monitoring of the mother is required. Poor handling during the postpartum period can cause various problems. A good and balanced nutritional status is needed to accelerate the recovery of post partum maternal health which helps the metabolic process, maintenance and plays a role in the formation of new tissues and affects the quality of breast milk (Mother's Milk). Assessing the importance of nutrition in the postpartum period for mothers and babies, education about nutrition needs to be conveyed to postpartum mothers as part of comprehensive care. In providing care, midwives should be able to provide comprehensive care, including through midwifery services with a continuity of care approach. This concept is very important to be applied to overcome health problems during the reproductive period, during pregnancy, childbirth and the puerperium (post-partum). Nutrition education as part of comprehensive care during the puerperium and breastfeeding is a promotive as well as preventive effort so that mothers can implement the fulfillment of nutritional needs according to their needs. Keywords: Maternal and Infant Health, Education, Nutrition
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA GETAS PEJATEN MELALUI PENGOLAHAN LIMBAH MINYAK JELANTAH MENJADI AROMATERAPI UNTUK MENINGKATKAN KEPEDULIAN DAN KELESTARIAN LINGKUNGAN Ananda Putri Ningtiyas; Fika Amanda Vemina; Nuaf Maulana Nugroho; Nabila Naila Amelia; Widya Arum Indra Yustita; Ananda Nova Ramadhani; Bayu Ragil Pamungkas; Syifa Nur Aini; Fina Oktafiana; M. Putra Setiawan; Kartikawati Kusumaningrum; Riza Yanti; Anisha Pebymaharani; Desimaria Hia; Indah Puspitasari; Moh. Aris Prasetiyanto
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 2 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i2.2822

Abstract

Minyak jelantah merupakan suatu upaya mahasiswa dalam mengatasi masalah lingkungan dan melestarikan lingkungan dari permasalahan yang ada di Desa. Dengan keadaan lingkungan tersebut  masyarakat mendukung atas kontribusi mahasiswa untuk melakukan kegiatan tersebut. Kegiatan ini bertujuan memberikan pelatihan dalam penerapan terhadap kepedulian lingkungan dan pelestarian lingkungan dalam pelaksanaan kegiatan pemberdayaan di Desa Getaspejaten Kecamatan Jati  Kabupaten Kudus. Metode yang digunakan adalah observasi. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kudus berkontribusi dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat dan juga edukasi pemanfaatan limbah rumah tangga yang dapat dijadikan sebagai alternatif produk yang bermanfaat. Kegiatan yang dilaksanakan  berupa edukasi mengenai akibat dari pencemaran lingkungan, cara pengolahan, dan juga manfaat yang di dapat melalui kegiatan pemberdayaan yang dilaksanaka. Kegiatan ini disasarkan pada Ibu rumah tangga dan juga pelaku UMKM di Desa Getaspejaten Kecamatan Jati Kabupaten Kudus.  
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI LITERASI KEUANGAN DAN KESEHATAN KELUARGA Amalia Rahmawati; Anny Rosiana Masithoh; Nor Asiyah; Maryatin Maryatin; Noor Azizah; Moh Aris Prasetiyanto
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 2 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i2.2138

Abstract

Di dalam keluarga, keuangan dan kesehatan merupakan hal yang sangat vital. Sebagai seorang ibu, dituntut untuk mampu mengelola keuangan yang sehat sehingga dapat menjaga cash flow keluarga. Selain itu, dibidang kesehatan, seorang ibu dituntut untuk mampu memberikan pertolongan pertama jika ada anggota keluarga yang sakit. Sehingga ibu harus mampu menjadi mentri keuangan dan dokter di rumah tangga. Pengabdian ini dilaksanakan di PCNA Jati Kudus dengan 30 peserta ibu pengajian berusia 27-40 tahun. Peserta diberikan materi terkait pengelolaan keuangan, diantaranya apa pengelolaan keuangan, manfaat pengelolaan keuangan, serta bagaimana cara mengelola keuangan keluarga, membuat catatan pembukuan sederhana yang terdiri dari pembuatan anggaran keluarga dan pembuatan catatan harian kas, sehingga akan terlihat cash flow keluarga dan memberikan materi terkait literasi kesehatan, diantaranya cara mendapatkan informasi kesehatan yang benar serta bagaimana mencegah penyakit degenerative darah tinggi yang banyak dimiliki oleh Masyarakat Indonesia. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peserta lebih memahami literasi kesehatan dan keuangan keluarga, dan mereka sudah mampu membuat pelaporan keuangan keluarga yang sehat sehingga perekonomian keluarga dapat berjalan dengan lancar. Selain itu, peserta telah menguasai literasi kesehatan secara fungsional, interaktif, dan krisis.

Page 1 of 14 | Total Record : 132