Jurnal Abdimas Indonesia
Vol 6, No 2 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA

SOLUSI PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DENGAN PEMBUATAN NUGGET TEMPE

Muhammad Nurul Fadel (Universitas Muhammadiyah Kudus)
Achmad Ridwan (Universitas Muhammadiyah Kudus)
Afina Mahmudah (Universitas Muhammadiyah Kudus)
Elfanesya Silva (Universitas Muhammadiyah Kudus)
Safira Selly (Universitas Muhammadiyah Kudus)
Aulia Nur Mustaanah (Universitas Muhammadiyah Kudus)
Nauval Alfarizi (Universitas Muhammadiyah Kudus)
Aqfianti Fadilatunnisa (Universitas Muhammadiyah Kudus)
Sakila Jauza Adiba (Universitas Muhammadiyah Kudus)
Siti Sofia Rahma (Universitas Muhammadiyah Kudus)



Article Info

Publish Date
24 Mar 2025

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan serius di Indonesia yang ditandai dengan tinggi badan anak yang tidak proporsional terhadap usianya akibat kekurangan gizi kronis. Fenomena stunting menarik untuk dikaji karena dampaknya yang serius, termasuk morbiditas dan mortalitas pada bayi dan balita, intelektualitas dan kemampuan kognitif yang rendah, serta kualitas sumber daya manusia yang menurun. Masalah stunting di Indonesia masih menjadi tantangan serius yang memerlukan intervensi efektif berbasis pangan lokal. Pelatihan pembuatan nugget tempe daun kelor ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap stunting sekaligus melatih keterampilan mereka dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk bergizi yang bernilai ekonomis. Kegiatan dilaksanakan pada 19 Desember 2024 di Aula Balai Desa Mijen, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, dengan melibatkan 45 peserta yang terdiri dari kader posyandu dan ibu-ibu PKK. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, sosialisasi, pelatihan praktik langsung, serta evaluasi pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan peserta dari 60% menjadi 90%, serta 73% peserta menyatakan minat menjadikan nugget sebagai peluang usaha. Kesimpulannya, pelatihan ini efektif dalam memberdayakan masyarakat dengan meningkatkan pengetahuan dan membuka peluang UMKM berbasis pangan lokal, yang diharapkan mampu mendukung upaya pencegahan stunting dan penguatan ekonomi lokal. Rekomendasi meliputi keberlanjutan program melalui pendampingan pemasaran dan pelatihan lanjutan.

Copyrights © 2024