Jurnal Abdimas Indonesia
Vol 5, No 1 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA

REFLEKSI PSIKOLOGI TERHADAP WARGA TERDAMPAK BENCANA GEMPA BUMI CIANJUR DI DESA SUKAMULYA & MANGUNKERTA

Rizka Himawan (Universitas Muhammadiyah Kudus)
Anny Rosiana Masithoh (Universitas Muhammadiyah Kudus)
Iing Pamenangan (Unknown)
Nanda Ayu Deswita Suudi (Unknown)
David Pratama Liggarjati (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Aug 2023

Abstract

21/11/2022 pukul 13:21:10 WIB. Gempa bermagnitudo 5,6 terjadi pada koordinat 6,84 LS -107,05 dan pada kedalaman 11 km. Kerusakan terparah terjadi pada daerah yang terdiri dari endapan terbreksi dan stadium G. Gede (Qvyg). Daerah yang rusak secara morfologi umumnya merupakan daerah dengan morfologi bergelombang. Di kawasan Cugenang, intensitasnya mencapai VII-VIII MMI (Modified Mercalli Intensity), ditandai dengan kerusakan bangunan yang masif terutama di Desa Gasol dan Sarampad de Cugenang. Selain di Kecamatan Cugenang, kerusakan cukup parah dengan intensitas hingga VII MMI juga terjadi di Kecamatan Cianjur, Warungkondang dan Gekbrong. Mempertimbangkan semua sumber gempa, termasuk gempa aktif, subduksi dan latar belakang, serta kondisi geologis lokal (Vs30 dan kedalaman cekungan/ketebalan sedimen di atas batuan dasar), terdapat 385 gempa susulan pada 1 Februari 2023.Mengingat tingginya jumlah korban jiwa dan kerugian material akibat gempa Cianjur, salah satu hal yang paling mendesak adalah kepedulian psikologis warga di desa Sukamulya dan Mangunkerta yang terkena dampak gempa Cianjur.

Copyrights © 2023