Program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan limbah kotoran kambing yang menumpuk di lingkungan peternak Desa Bangoan, Kabupaten Tulungagung. Melimpahnya limbah hingga ±17 kg/hari tidak dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi mencemari lingkungan. Untuk mengatasi kondisi tersebut, tim pengabdian merancang dan menerapkan Shredding Machine sebagai teknologi tepat guna untuk mempercepat proses pencacahan limbah menjadi bahan baku pupuk organik. Metode pelaksanaan meliputi pembuatan dan uji kinerja mesin, sosialisasi, pelatihan operasional, pelatihan pembuatan pupuk organik, serta pendampingan pengemasan dan pemasaran. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa mesin memiliki kapasitas hingga 1.756 kg/jam pada putaran tinggi dan mampu menggiling 5 kg limbah dalam 10–22 detik. Pelatihan meningkatkan keterampilan peternak dalam mengoperasikan mesin, mengolah pupuk, serta mengemas dan memasarkan produk. Program ini berdampak signifikan dalam meningkatkan kebersihan lingkungan, kapasitas produksi pupuk organik, serta membuka peluang rintisan usaha bagi peternak. Dengan demikian, inovasi teknologi ini efektif dalam mendukung ekonomi sirkular dan pemberdayaan masyarakat desa.
Copyrights © 2025