Komunitas Spectrum Indonesia menghadapi tantangan berupa rendahnya partisipasi anggota, kurangnya sumber daya manusia, serta lemahnya manajemen waktu yang berdampak pada efektivitas dan keberlanjutan program. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan intervensi berupa psikoedukasi yang berfokus pada pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) dan penguatan resiliensi komunitas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara awal, dilanjutkan dengan pengembangan program berbasis partisipatif. Psikoedukasi diberikan dalam bentuk webinar daring kepada ketua komunitas sebagai perwakilan. Materi yang disampaikan meliputi peningkatan kompetensi, kejelasan peran, motivasi, serta kompetensi resiliensi seperti regulasi emosi, optimisme, empati, dan self-efficacy. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran pentingnya pemberdayaan SDM dan resiliensi komunitas. Meskipun keterlibatan peserta terbatas, intervensi dinilai efektif berkat pendekatan komunikatif dan relevan dengan kebutuhan komunitas. Tantangan ke depan adalah memastikan penyebaran informasi dan penerapan materi ke seluruh anggota komunitas secara berkesinambungan. Intervensi ini diharapkan dapat memperkuat struktur internal komunitas sehingga mampu beradaptasi, bertahan, dan berkembang secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025