Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PELATIHAN PROFESIONALISME PADA TENAGA MITRA KERJA (TMK) PT. PERSONEL ALIH DAYA (PERSADA) MAKASSAR Andi Siti Azizah Dalauleng; Devita Rezky Ramadhani; Abdul Rahmat
JOURNAL OF COMMUNITY DEDICATION Vol. 2 No. 4 (2022): NOVEMBER
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Training is a forum for companies to build capable human resources towards a globalization era which is full of competition and challenges. Bariqi (2018) describes several objectives and benefits of training, namely for productivity, quality, workforce planning, morale improvement, indirect compensation, occupational safety and health, prevention of expiration, and personal development. The preparation of this training program has two stages, namely determining the theme of the training and compiling training modules based on the problems that have been determined. The results of this training showed that there were 75% or 27 participants who experienced an increase in knowledge, and 25% or 9 participants who did not experience an increase in knowledge. Based on these results, it can be concluded that there is an increase in knowledge as measured through the pretest and posttest of 50% + 1 participant, so that the training carried out affects the level of understanding of participants regarding professionalism in work.
Pelatihan Penyusunan Rencana Karir Pada Siswa SMK Negeri 5 Makassar Abdul Rahmat; St Hadjar Nurul Istiqamah; Muhammad Rhesa; Arina Fitrimahsha; Cinta Khoirina Nisa Jusman
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2023): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v2i1.53980

Abstract

Remaja SMK masih mengalami kebimbangan dan ketidaksiapan hingga stress dalam membuat keputusan karir yang tepat bagi masa depannya .Perencanaan karir dapat membantu memberi kesadaran terhadap peluang, kesempatan, kendala dan pilihan dengan mengidentifikasi tujuan yang berkaitan dengan karir, penyusunan program kerja, pendidikan serta pengalaman yang bersifat pengembangan dalam rangka meraih tujuan karir. Pelatihan penyusunan rencana karir adalah sebuah program psikoedukasi yang dikembangkan oleh tim pengabdian Fakultas Psikologi UNM. Tujuan dari pelatihan penyusunan rencana karir adalah untuk membantu siswa membuat rancangan kegiatan dalam upaya mempersiapkan karir serta memilih jalur dalam mencapai tujuan dimasa yang akan datang dengan berbagai langkah dan cara alternatif yang sudah ditetapkan. Metode yang digunakan dalam program ini adalah metode psikoedukasi berupa pelatihan yang berfokus memberikan didikan untuk menghadapi tantangan ataupun masalah-masalah dalam hidup individu. Hasil dari program pelatihan penyusunan rencana karir menunjukkan bahwa siswa kelas XII di SMK Negeri 5 Makassar mengalami peningkatan pemahaman dan penguasaan keterampilan dalam menentukan perencanaan karir kedepannya, hal tersebut dapat dilihat berdasarkan hasil pretest dan posttest yang diberikan.
Pemberdayaan Sumber Daya Komunitas Spectrum Indonesia Muh Nur Hidayat Nurdin; Muhrajan Piara; Abdul Rahmat; Sahira Cicely Jayapratiwi Mantol; Robiah Irbatulhanifah; Sakinah Sakinah; Siti Khaerunnisa Trivia Syakila; Rayyana Amaria; Rifdah Zahirah
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v3i4.74201

Abstract

Komunitas Spectrum Indonesia menghadapi tantangan berupa rendahnya partisipasi anggota, kurangnya sumber daya manusia, serta lemahnya manajemen waktu yang berdampak pada efektivitas dan keberlanjutan program. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan intervensi berupa psikoedukasi yang berfokus pada pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) dan penguatan resiliensi komunitas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara awal, dilanjutkan dengan pengembangan program berbasis partisipatif. Psikoedukasi diberikan dalam bentuk webinar daring kepada ketua komunitas sebagai perwakilan. Materi yang disampaikan meliputi peningkatan kompetensi, kejelasan peran, motivasi, serta kompetensi resiliensi seperti regulasi emosi, optimisme, empati, dan self-efficacy. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran pentingnya pemberdayaan SDM dan resiliensi komunitas. Meskipun keterlibatan peserta terbatas, intervensi dinilai efektif berkat pendekatan komunikatif dan relevan dengan kebutuhan komunitas. Tantangan ke depan adalah memastikan penyebaran informasi dan penerapan materi ke seluruh anggota komunitas secara berkesinambungan. Intervensi ini diharapkan dapat memperkuat struktur internal komunitas sehingga mampu beradaptasi, bertahan, dan berkembang secara berkelanjutan.