Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan Komunikasi Interpersonal Santriwati Madrasah Aliyah Putri Pondok Pesantren DDI Mangkoso Kabupaten Barru Muhammad Nur Hidayat Nurdin; Kurniati Zainuddin; Muhrajan Piara; Faradillah Firdaus; Nurfitriany Fakhri; M. Ahkam
INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat
Publisher : INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.659 KB) | DOI: 10.35580/inovasi.v2i1.34168

Abstract

Abstrak. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk melakukan transfer of knowledge kepada mitra dalam hal ini santriwati berupa pengetahuan tentang keterampilan komunikasi interpersonal. Kegiatan ini dilaksanakan di Madrasah Aliyah Putri Pondok Pesantren DDI Mangkoso Kampus III Putri Bulu’ Lampang, Kabupaten Barru sebanyak sekitar 50 santriwati. Metode yang digunakan adalah brain storming, penyampaian materi dengan merode ceramah, diskusi dan sharing pengalaman, dan games yang disajikan pada awal materi dan di bagian akhir materi. Hasil dari kegiatan ini adalah terserapnya materi tentang komunikasi interpersonal oleh peserta (mitra), yang dapat digunakan dalam komunikasi mereka sehari-hari.  Kata Kunci: Komunikasi interpersonal, santriwati, pondok pesantren.
Pemberdayaan Sumber Daya Komunitas Spectrum Indonesia Muh Nur Hidayat Nurdin; Muhrajan Piara; Abdul Rahmat; Sahira Cicely Jayapratiwi Mantol; Robiah Irbatulhanifah; Sakinah Sakinah; Siti Khaerunnisa Trivia Syakila; Rayyana Amaria; Rifdah Zahirah
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v3i4.74201

Abstract

Komunitas Spectrum Indonesia menghadapi tantangan berupa rendahnya partisipasi anggota, kurangnya sumber daya manusia, serta lemahnya manajemen waktu yang berdampak pada efektivitas dan keberlanjutan program. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan intervensi berupa psikoedukasi yang berfokus pada pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) dan penguatan resiliensi komunitas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara awal, dilanjutkan dengan pengembangan program berbasis partisipatif. Psikoedukasi diberikan dalam bentuk webinar daring kepada ketua komunitas sebagai perwakilan. Materi yang disampaikan meliputi peningkatan kompetensi, kejelasan peran, motivasi, serta kompetensi resiliensi seperti regulasi emosi, optimisme, empati, dan self-efficacy. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran pentingnya pemberdayaan SDM dan resiliensi komunitas. Meskipun keterlibatan peserta terbatas, intervensi dinilai efektif berkat pendekatan komunikatif dan relevan dengan kebutuhan komunitas. Tantangan ke depan adalah memastikan penyebaran informasi dan penerapan materi ke seluruh anggota komunitas secara berkesinambungan. Intervensi ini diharapkan dapat memperkuat struktur internal komunitas sehingga mampu beradaptasi, bertahan, dan berkembang secara berkelanjutan.