Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pembelajaran kolaboratif untuk mendukung literasi pada murid yang belum mampu membaca mandiri dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi praktik mengajar, interaksi dengan guru, serta dokumentasi. Berbagai media digunakan, seperti puzzle, bermain peran, peta keberagaman, dan cerita sebagai dasar pemecahan masalah dalam kelompok heterogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi media memfasilitasi pemahaman materi dan meningkatkan keterlibatan murid termasuk yang mengalami kesulitan membaca. Pembelajaran kolaboratif juga membantu murid mengembangkan kesadaran diri dan kemampuan bekerja sama. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran kolaboratif memiliki potensi untuk memperkuat literasi dan sikap belajar murid dalam Pendidikan Pancasila.
Copyrights © 2025