Pendidikan seks pada anak usia dini perlu diawali dengan pengenalan perbedaan gender agar anak memahami perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berupa video animasi untuk mengenalkan pendidikan seks pada anak usia dini. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Four-D, meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Data diperoleh melalui studi literatur serta validasi oleh ahli materi, ahli media, dan praktisi. Hasil validasi menunjukkan skor 95% dari ahli materi, 87,5% dari ahli media, dan 100% dari praktisi. Uji coba menunjukkan anak mampu memahami isi video dengan baik. Dengan demikian, video animasi ini dinyatakan layak dan efektif sebagai media pembelajaran pendidikan seks bagi anak usia dini.
Copyrights © 2025