Keterampilan menulis merupakan kompetensi inti yang krusial bagi peserta didik di Sekolah Dasar tingkat lanjut. Namun, tantangan utama sering kali terletak pada minimnya penguasaan kaidah penulisan dan kesulitan dalam menyusun kalimat efektif. Penelitian terpadu yang merangkum empat studi ini berfokus pada tiga pilar: 1.) Komponen esensial tes menulis, 2.) Peran vital evaluasi pembelajaran, dan 3.) Efektivitas model kooperatif Think Talk Write (TTW). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian menulis harus mencakup lima komponen utama untuk objektivitas. Selain itu, evaluasi formatif dan sumatif berperan penting dalam memberikan umpan balik dan mengukur pencapaian akhir. Yang paling penting, penerapan model TTW terbukti sangat efektif dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan analisis deskriptif. Ketuntasan klasikal peserta didik melonjak tajam dari 47,05% menjadi 82,35%, dan mayoritas peserta didik mencapai tingkat kemahiran "Sangat Baik" dalam menulis kalimat sederhana. Oleh karena itu, TTW sangat direkomendasikan sebagai intervensi pedagogis untuk mengatasi kendala keterampilan menulis di jenjang dasar.
Copyrights © 2025