Masalah yang kami temukan di dunia gastronomi tentang Surabi di Kota Bandung yaitu keterbatasan varian rasa yang kurang mengikuti kenginginan konsumen, harga yang tidak stabil, kualitas bahan yang tidak konsisten, dan keterbatasan tempat makanan. Maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana wisata kuliner surabi bisa menjadi media branding gastronomi di Kota Bandung. Metode yang kami gunakan yaitu penelitian kuantitatif yaitu pendekatan riset yang mengumpulkan dan menganalisis data berbentuk angka atau data numerik untuk mengukur variabel, dan membuat prediksi secara objektif melalui analisis statistic. Pengumpulan data yang kami gunakan yaitu dengan menyebarkan kuisioner atau angket. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Surabi memiliki potensi yang besar sebagai media branding gastronomi di Kota Bandung. Dalam mewujudkan hal tersebut perlu melakukan beberapa hak agar terwujud, dengan melakukan promosi melalui media sosial menjadi strategi paling efektif untuk meningkatkan popularitas Surabi, diikuti dengan inovasi rasa yang tetap menjaga keaslian cita rasa tradisional.
Copyrights © 2025