Penelitian ini dilatar belakangi oleh perkembangan kemampuan berpikir simbolik anak yang berlangsung dengan baik pada kelas A (usia 4-5 tahun) TK IT Permata Sunnah, Kota Banda Aceh, ditunjukkan oleh anak sudah bisa membilang melalui tutup botol, stik es krim, dan batu kecil, anak sudah bisa mengenal konsep bilangan pada kegiatan mengurutkan bilangan dengan potongan 4 kardus angka, anak sudah bisa mengenal lambang bilangan pada kegiatan menggunakan stik es krim. Peneliti bertujuan untuk mengetahui strategi guru mengembangkan kemampuan berpikir simbolik anak melalui penggunaan media loose parts. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi terhadap 2 guru kelas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat empat strategi utama yang dilakukan guru, yaitu memberikan pijakan (scaffolding), metode demonstrasi, penggunaan bahan loose parts dari alam dan sintetis, serta penilaian dan evaluasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa beberapa strategi guru yang dikembangkan efektif untuk pengembangkan kemampuan berpikir simbolik anak.
Copyrights © 2025