Siti Naila Fauzia
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Syiah Kuala

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pendidikan Makan di PAUD Intan Payong Indani Indani; Zuraini Mahyiddin; Nurul Faudhiah; Siti Naila Fauzia
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4260

Abstract

Anak usia dini merupakan tahap awal yang sensitif dan mempengaruhi tahap selanjutnya. Seringkali kebiasaan makan yang cenderung tidak teratur, membuat anak mengalami gangguan makan. Lembaga PAUD perlu menjadi patner bagi orang tua untuk membiasakan kegiatan makan pada anak usia dini. Penelitian ini dilakukan di PAUD Intan Payong Banda Aceh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pendidikan makan di PAUD Intan Payong Banda Aceh, dan untuk mengetahui kebiasaan baik yang dibiasakan melalui pendidikan makan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis fenomenologi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan makan di PAUD Intan Payong memiliki prosedur yang sistematis, terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kebiasaan baik yang dibiasakan melalui pendidikan makan, meliputi kemandirian, kesabaran, toleransi, rasa syukur, konsep secukupnya, tanggung jawab, dan adab makan. Diharapkan lembaga PAUD Intan Payong dapat terus mempertahankan pelaksanaan pendidikan makan, dan dapat menjadi referensi atau contoh bagi Lembaga lainnya khususnya di Aceh
Strategi Guru Mengembangkan Kemampuan Berpikir Simbolik Anak Melalui Penggunaan Media Loose Parts di TK IT Permata Sunnah Kota Banda Aceh Salsabila Mesbach; Taat Kurnita Yeniningsih; Siti Naila Fauzia; Suhartati Suhartati; Rahmatun Nessa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh perkembangan kemampuan berpikir simbolik anak yang berlangsung dengan baik pada kelas A (usia 4-5 tahun) TK IT Permata Sunnah, Kota Banda Aceh, ditunjukkan oleh anak sudah bisa membilang melalui tutup botol, stik es krim, dan batu kecil, anak sudah bisa mengenal konsep bilangan pada kegiatan mengurutkan bilangan dengan potongan 4 kardus angka, anak sudah bisa mengenal lambang bilangan pada kegiatan menggunakan stik es krim. Peneliti bertujuan untuk mengetahui strategi guru mengembangkan kemampuan berpikir simbolik anak melalui penggunaan media loose parts. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi terhadap 2 guru kelas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat empat strategi utama yang dilakukan guru, yaitu memberikan pijakan (scaffolding), metode demonstrasi, penggunaan bahan loose parts dari alam dan sintetis, serta penilaian dan evaluasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa beberapa strategi guru yang dikembangkan efektif untuk pengembangkan kemampuan berpikir simbolik anak.
Mengembangkan Kemampuan Sosial Emosional Anak melalui Metode Bermain Peran di PAUD An-Nur Aceh Besar Annisa Mujahidah; Yuhasriati Yuhasriati; Khoiriyah Khoiriyah; Siti Naila Fauzia; Rahmatun Nessa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36288

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya permasalahan dalam kemampuan sosial emosional pada anak usia 4-5 tahun yaitu kemampuan sosial emosional anak belum berkembang secara maksimal, khususnya dalam sikap mau berbagi, menolong dan membantu teman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan kemampuan sosial emosional anak melalui metode bermain peran di PAUD An-Nur Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam 4 siklus, dimana setiap siklus mencakup 4 kegiatan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi dengan subjek penelitian 7 orang anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi anak dan observasi guru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan pada kemampuan sosial emosional anak yaitu pada siklus IV terdapat 6 anak dengan kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan terdapat 1 orang anak dengan kriteria Mulai Berkembang (MB). Berdasarkan uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa melalui metode bermain peran dapat mengembangkan kemampuan sosial emosional anak usia 4-5 tahun.
Meningkatkan Kemampuan Anak Mengenal Bilangan melalui Media Jam Pintar di PAUD Ceria Desa Turam Aceh Besar Nurul Kamila; Bahrun Bahrun; Siti Naila Fauzia; Yuhasriati Yuhasriati; Gracia Mandira
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36298

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada hasil observasi awal yang menunjukkan bahwa sebagian besar anak di kelompok B masih mengalami kesulitan dalam mengenal lambang bilangan, membilang banyak benda, serta mencocokkan lambang bilangan dengan jumlah benda secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anak mengenal bilangan melalui media jam pintar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Mc. Taggart. Tempat pelaksanaan di PAUD Ceria Desa Turam Aceh Besar pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Subjek dalam penelitian ini adalah 9 anak kelompok B yang berusia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap aktivitas guru dan anak. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini jika 75% atau 7 dari 9 anak mencapai kategori (BSH). Pelaksanaan tindakan dilakukan melalui, guru mamperkenalkan media kepada anak, guru menjelaskan aturan sebelum bermain, guru menjelaskan cara bermain, guru menyebutkan lambang bilangan 1-12, guru mengajak anak satu persatu maju ke depan untuk bermain media jam pintar kemudia menyebutkan lambang bilangan 1-12, membilang banyak benda, mencocokkan lambang bilangan 1-12 dengan banyak benda.