Penelitian ini bertujuan untuk menelaah bagaimana Islam memandang persiapan menghadapi kematian dengan menggunakan pendekatan studi literatur. Kematian merupakan suatu kepastian yang tidak bisa dihindari oleh setiap makhluk hidup, termasuk manusia, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an. Dalam perspektif psikologi dan Islam, persiapan kematian dipandang sebagai bagian penting dari perjalanan hidup, yang mencakup dimensi spiritual, moral, dan sosial. Pada aspek spiritual, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, memohon ampunan, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagai wujud kesiapan menghadapi akhir hayat. Dari sisi moral, persiapan kematian tercermin dalam perilaku sehari-hari, seperti menjaga amanah, berbuat kebajikan, serta meninggalkan teladan moral yang baik. Sementara itu, aspek sosial menekankan pentingnya menunaikan wasiat, melunasi utang, dan membagikan harta warisan sesuai tuntunan syariat. Penelitian ini dilakukan melalui kajian literatur atau studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesiapan menghadapi kematian dalam psikologi dan Islam mampu menghadirkan ketenangan batin, memberikan kepastian, serta memengaruhi cara seorang Muslim menjalani hidup dengan penuh tanggung jawab, baik kepada Allah maupun kepada sesama manusia.
Copyrights © 2025