Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kematian Sebagai Transisi Spritual: Telaah Psikologi Islam terhadap Proses Menuju Kematian Nabila Atika Ajra; Adhelia Husnainy Zaen; Vivik Shofiah; Khairunnas Rajab
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah bagaimana Islam memandang persiapan menghadapi kematian dengan menggunakan pendekatan studi literatur. Kematian merupakan suatu kepastian yang tidak bisa dihindari oleh setiap makhluk hidup, termasuk manusia, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an. Dalam perspektif psikologi dan Islam, persiapan kematian dipandang sebagai bagian penting dari perjalanan hidup, yang mencakup dimensi spiritual, moral, dan sosial. Pada aspek spiritual, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, memohon ampunan, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagai wujud kesiapan menghadapi akhir hayat. Dari sisi moral, persiapan kematian tercermin dalam perilaku sehari-hari, seperti menjaga amanah, berbuat kebajikan, serta meninggalkan teladan moral yang baik. Sementara itu, aspek sosial menekankan pentingnya menunaikan wasiat, melunasi utang, dan membagikan harta warisan sesuai tuntunan syariat. Penelitian ini dilakukan melalui kajian literatur atau studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesiapan menghadapi kematian dalam psikologi dan Islam mampu menghadirkan ketenangan batin, memberikan kepastian, serta memengaruhi cara seorang Muslim menjalani hidup dengan penuh tanggung jawab, baik kepada Allah maupun kepada sesama manusia.
Shifts in Modern Commitment: The Phenomenon of Fear of Marriage and Childfree from an Evolutionary Psychology Perspective Nabila Atika Ajra; Mela Desina; Yuliana Intan Lestari
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 5 (2025): December 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18052938

Abstract

The phenomena of fear of marriage (gamophobia) and the choice to live a childfree life have become increasingly prominent among younger generations, reflecting a shift in values regarding commitment, marriage, and reproduction. This article aims to analyze these phenomena through the perspective of evolutionary psychology. Using a qualitative literature review approach, this study examines scholarly books and journal articles related to gamophobia, childfree lifestyles, life history theory, and evolutionary mismatch. The findings indicate that fear of marriage can be understood as an adaptive response to the high evolutionary costs of long-term commitment, including perceived threats to autonomy, relational instability, and economic uncertainty. Meanwhile, the decision to remain childfree represents an alternative reproductive strategy when environmental conditions are perceived as unfavorable for parental investment. These results suggest that contemporary attitudes toward marriage and reproduction are not merely a rejection of traditional norms but reflect adaptive psychological strategies in response to modern social and ecological pressures.