Konsep yang selama ini berkembang menyatakan bahwa, dalam menyelesaikan tugas atau mencapai tujuan yang diharapkan, seorang individu dapat menyelesaikannya dengan baik apabila ia memiliki keyakinan yang kuat terhadap kemampuannya (self-efficacy). Keyakinan tersebut memengaruhi tingkat usaha yang dilakukan individu. Dalam Islam, keyakinan self-efficacy seseorang dalam mencapai tujuan yang diharapkan tersebut disandarkan pada keimanan kepada Allah SWT. Selain itu, di dalam Al-Qur’an juga ditegaskan bahwa kesuksesan yang diperoleh merupakan keberhasilan yang berasal dari Allah. Konsep tersebut tidak dijelaskan dalam konsep yang dikembangkan oleh tokoh-tokoh Barat yang menyatakan bahwa, hasil yang diperoleh seseorang ditentukan oleh kinerjanya. Fokus penelitian ini ialah mengkaji konsep dan substansi self-efficacy dalam perspektif Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif melalui kajian literatur-literatur terkait (library research). Data yang digunakan dianalisis berdasarkan rujukan pada karya-karya tafsir al-Qur’an terkait topik self-efficacy. Konsep self- efficacy dalam Islam berkaitan dengan konsep uluhiyah atau keimanan pada Allah. Individu yang beriman di samping yakin dan berusaha juga menyandarkan harapannya kepada Allah. Dampak dari adanya self- efficacy yang disertai dengan keimanan, seorang mukmin tidak akan bersedih ketika mengalami kegagalan dan mudah bangkit dari kegagalannya serta tidak akan sombong ketika meraih keberhasilan.
Copyrights © 2025