Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi kepemimpinan kepala madrasah dalam mengembangkan budaya sekolah yang inovatif di MTsS Nurul Khulus Tlogosari Bondowoso. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan kepala madrasah sebagai informan kunci. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui teknik triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah menerapkan strategi kepemimpinan yang bersifat partisipatif dan transformatif melalui pemberdayaan guru dan siswa, komunikasi terbuka, serta pemberian ruang bagi inovasi pembelajaran. Meskipun dihadapkan pada keterbatasan sumber daya manusia dan belum optimalnya pelatihan profesional, kepala madrasah mampu mengembangkan budaya inovatif secara bertahap melalui pembelajaran kolektif dan refleksi berkelanjutan. Dampak dari strategi tersebut terlihat pada meningkatnya partisipasi guru dan siswa dalam pembelajaran serta munculnya praktik pembelajaran yang lebih variatif. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan yang kontekstual dan adaptif menjadi faktor kunci dalam pengembangan budaya sekolah yang inovatif di lingkungan madrasah.
Copyrights © 2025