Era Society 5.0 menuntut pembelajaran bahasa Arab yang kontekstual, komunikatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemikiran Mahmud Ismail Shini dalam kitab Al-‘Arabiyyah li an-Nāsyi’īn serta relevansinya dalam menjawab tantangan pembelajaran bahasa Arab di era Society 5.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan (library research) bersifat deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Mahmud Ismail Shini menempatkan bahasa Arab sebagai sarana komunikasi bermakna melalui penyusunan materi bertahap, integrasi empat keterampilan berbahasa, dan penggunaan konteks kehidupan sehari-hari. Kebaruan penelitian ini terletak pada penegasan bahwa pemikiran Mahmud Ismail Shini dapat dijadikan fondasi konseptual dalam pembelajaran bahasa Arab kontekstual dan komunikatif yang adaptif terhadap tuntutan Society 5.0 melalui integrasi teknologi pembelajaran secara humanistik. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan pembelajaran bahasa Arab perlu diarahkan pada penguatan kompetensi komunikatif peserta didik, peningkatan keterlibatan aktif dalam proses belajar, serta perancangan pembelajaran yang relevan secara sosial dan pedagogis dalam kerangka kurikulum kontemporer.
Copyrights © 2025