Nur Astilah Astin
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menjawab Tantangan Society 5.0 : Relevansi Pendekatan Mahmud Ismail Shini dalam Pembelajaran Bahasa Arab Kontekstual dan Komunikatif Nur Astilah Astin; Haniah; Amrah Kasim
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 2 No 2 (2025): Transformasi Pemikiran Islam di Era Digital
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era Society 5.0 menuntut pembelajaran bahasa Arab yang kontekstual, komunikatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemikiran Mahmud Ismail Shini dalam kitab Al-‘Arabiyyah li an-Nāsyi’īn serta relevansinya dalam menjawab tantangan pembelajaran bahasa Arab di era Society 5.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan (library research) bersifat deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Mahmud Ismail Shini menempatkan bahasa Arab sebagai sarana komunikasi bermakna melalui penyusunan materi bertahap, integrasi empat keterampilan berbahasa, dan penggunaan konteks kehidupan sehari-hari. Kebaruan penelitian ini terletak pada penegasan bahwa pemikiran Mahmud Ismail Shini dapat dijadikan fondasi konseptual dalam pembelajaran bahasa Arab kontekstual dan komunikatif yang adaptif terhadap tuntutan Society 5.0 melalui integrasi teknologi pembelajaran secara humanistik. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan pembelajaran bahasa Arab perlu diarahkan pada penguatan kompetensi komunikatif peserta didik, peningkatan keterlibatan aktif dalam proses belajar, serta perancangan pembelajaran yang relevan secara sosial dan pedagogis dalam kerangka kurikulum kontemporer.
METODOLOGI PENYUSUNAN HADIST:Model, Pendekatan dan Implikasinya dalam Studi Islam Nur Astilah Astin; La Ode Ismail Ahmad; Abustani Ilyas
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 2 No 2 (2025): Transformasi Pemikiran Islam di Era Digital
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hadis Nabi Muhammad SAW merupakan sumber hukum Islam kedua setelah Al-Qur’an yang menjadi pedoman utama umat Islam. Untuk menjaga keaslian dan kemudahan pemahaman, para ulama mengembangkan metodologi penyusunan kitab hadis yang sistematis dan ilmiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka dengan metode deskriptif untuk menguraikan model, cara penyusunan, dan implikasi metodologisnya. Hasil kajian menunjukkan adanya berbagai model penyusunan seperti musnad, musannaf, jami’, sunan, ajza’, mu’jam, mustadrak, mustakhraj, athraf, dan syarah/ta’liq yang disesuaikan dengan tujuan keilmuan masing-masing ulama. Proses penyusunan dilakukan melalui pengumpulan hadis, verifikasi sanad dan matan dengan ilmu jarh wa ta’dil, serta klasifikasi tematik guna menjamin keotentikan dan kredibilitas riwayat. Metodologi ini berimplikasi besar terhadap penguatan ilmu hadis dan pendidikan Islam karena menghasilkan sumber ajaran yang valid, sistematis, dan aplikatif dalam penetapan hukum serta pengamalan nilai-nilai Islam.