Penelitian ini berangkat dari realitas bahwa figur perempuan dalam Alkitab, khususnya Elisabet dalam Lukas 1:5-45, sering kali kurang mendapat perhatian teologis yang mendalam dibanding tokoh lain seperti Maria, padahal narasi Lukas menampilkan Elisabet sebagai sosok yang beriman, taat, dan melayani dengan penuh kesetiaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap spiritualitas Elisabet sebagai integrasi antara iman, ketaatan, dan pelayanan serta relevansinya bagi pembentukan spiritualitas Kristen masa kini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis teologis-biblis terhadap teks Lukas 1:5-45, dengan menelusuri makna teologis dari tindakan dan respons Elisabet terhadap karya Allah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Elisabet merepresentasikan spiritualitas yang utuh dan integratif, di mana iman diwujudkan dalam ketaatan yang konsisten dan pelayanan yang berbuah dalam relasi dengan Allah dan sesama. Pembahasan ini menegaskan bahwa spiritualitas sejati tidak bersifat pasif atau individualistik, melainkan aktif, relasional, dan partisipatif dalam karya keselamatan Allah. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan teologi spiritualitas dan refleksi peran perempuan dalam kehidupan gereja kontemporer.
Copyrights © 2025