Pandangan Islam, manusia dipandang sebagai makhluk yang memiliki dimensi fisik, intelektual, emosional, dan spiritual. Memahami hakikat manusia sebagai makhluk pedagogik, pendidikan Islam dapat diarahkan untuk menghasilkan individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang baik, berakhlak mulia, dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat. Tujuan dalam kajian ini adalah untuk menganalisis perspektif filosofis tentang hakikat manusia (anak didik) sebagai makhluk pedagogik dan mendeskripsiokan implikasi pemahaman hakikat manusia sebagai makhluk pedagogik terhadap pelaksanaan pendidikan Islam. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua dan pendidik hendaknya menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi peserta didik, yang memungkinkan pengembangan seluruh potensi yang dimilikinya, kemudian pemerintah atau pemangku kebijakan pendidikan harus mengintegrasikan konsep hakikat manusia ke dalam sistem pendidikan nasional, khususnya pendidikan Islam. Kajian penelitian ini diharapkan menambah wawasan masyarakat, terutama bagi yang membaca tulisan ini agar mengetahui apa saja yang harus dilakukan untuk menganalisis mengenai Manusia (anak didik) merupakan mahkluk pedagogik
Copyrights © 2025