Pembelajaran IPS berbasis kontekstual menuntut kemampuan guru untuk mengaitkan materi dengan pengalaman nyata siswa, namun implementasinya di Sekolah Dasar masih menghadapi beragam kendala. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk tantangan yang dihadapi guru dalam menerapkan pembelajaran IPS berbasis kontekstual, mengidentifikasi faktor penyebab munculnya hambatan tersebut, serta merumuskan rekomendasi strategis berdasarkan sintesis literatur nasional dan internasional periode 2018–2025. Metode yang digunakan adalah systematic literature review terhadap sepuluh artikel nasional terakreditasi SINTA dan tujuh publikasi internasional bereputasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi keterbatasan kompetensi pedagogik guru dalam menghubungkan konsep IPS dengan konteks kehidupan siswa, minimnya ketersediaan sumber belajar kontekstual, serta hambatan struktural berupa tingginya beban administrasi, keterbatasan waktu pembelajaran, dan belum optimalnya dukungan kelembagaan. Faktor-faktor tersebut terutama dipengaruhi oleh kurangnya pelatihan berbasis praktik, terbatasnya perangkat ajar berbasis lingkungan, serta belum kuatnya kebijakan sekolah dalam mendukung inovasi pembelajaran. Literatur merekomendasikan penguatan pelatihan CTL, pengembangan media dan modul berbasis potensi lokal, serta peningkatan dukungan institusional sebagai langkah strategis untuk memperbaiki implementasi pembelajaran IPS berbasis kontekstual. Dengan demikian, studi ini menegaskan bahwa keberhasilan CTL menuntut peningkatan kapasitas guru, kesediaan sumber belajar kontekstual, serta dukungan struktural yang berkelanjutan dari satuan pendidikan
Copyrights © 2025