Penyalahgunaan zat psikoaktif merupakan salah satu faktor risiko utama munculnya gangguan kesehatan mental yang berdampak pada fungsi psikologis, sosial, dan spiritual individu. Pendekatan rehabilitasi yang bersifat holistik menjadi kebutuhan mendesak dalam upaya pemulihan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran psikoterapi Islam sebagai pendekatan rehabilitatif bagi individu dengan gangguan mental akibat penyalahgunaan zat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi lapangan dan analisis dokumen hasil wawancara semi-terstruktur pada pasien rehabilitasi di yayasan Rehabilitasi Islami Qurrota A’yun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa psikoterapi Islam berkontribusi dalam menurunkan intensitas gejala psikotik, meningkatkan kontrol emosi, serta memperkuat insight dan makna hidup pasien. Pendekatan ini bekerja melalui integrasi aspek psikologis dan spiritual, seperti pembiasaan ibadah, refleksi diri, dan dukungan lingkungan religius. Temuan ini menegaskan bahwa psikoterapi Islam memiliki potensi signifikan sebagai pendekatan rehabilitatif komplementer dalam pemulihan gangguan mental akibat penyalahgunaan zat.
Copyrights © 2025