Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan kearifan lokal Kawali sebagai media ajar dan menganalisis dampaknya terhadap kemampuan literasi siswa di SMP Negeri 3 Kawali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian meliputi siswa kelas VIII, guru bahasa Indonesia, serta tokoh adat sebagai validator konten. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen portofolio tulisan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Situs Astana Gede dan filosofi Prasasti Kawali ke dalam materi teks deskripsi, narasi, prosedur, dan persuasi efektif meningkatkan literasi siswa. Pemanfaatan konteks lokal terbukti mereduksi hambatan kognitif, memperkaya diksi, serta menumbuhkan literasi kritis dan rasa bangga terhadap identitas budaya. Simpulan penelitian menegaskan bahwa kearifan lokal Kawali berfungsi sebagai katalisator literasi yang efektif dalam menjawab tantangan pendidikan modern.
Copyrights © 2025