Penelitian ini bertujuan untuk mengurai fenomena black box mutu pendidikan di pesantren melalui analisis Fuzzy Logic dalam penilaian kinerja santri yang bersifat kualitatif dan non-terukur. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, studi dokumentasi, dan analisis audio. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun pemeriksaan keabsahan data menerapkan triangulasi sumber, metode, dan pengamat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penilaian kinerja santri di pesantren masih berada dalam kondisi black box, yaitu diakui secara normatif namun prosesnya tidak transparan dan terukur secara sistematis; (2) Penerapan Fuzzy Logic efektif menjembatani aspek-aspek kualitatif seperti akhlak, adab, dan kedisiplinan menjadi sistem evaluasi yang lebih terstruktur; (3) Implementasi Fuzzy Logic mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas mutu pesantren tanpa menghilangkan nilai-nilai Islam yang menjadi identitasnya. Kontribusi penelitian ini adalah menawarkan solusi metodologis yang inovatif untuk membuka black box mutu pesantren secara sistematis, menyediakan model penilaian kinerja santri yang lebih objektif namun tetap selaras dengan nilai-nilai kepesantrenan.
Copyrights © 2025