Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode pembelajaran drill yang diimplementasikan melalui pendekatan teori behavioristik dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih di MTs Hidayatul Mubtadiin Kecamatan Jati Agung. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Hidayatul Mubtadiin, Lampung Selatan, menggunakan pendekatan mixed methods dengan strategi explanatory sequential. Desain kuantitatif berupa eksperimen semu dengan Non-Equivalent Control Group Design pada 44 siswa, kelas eksperimen menerima pembelajaran Fiqih metode drill, kelas kontrol pembelajaran konvensional. Hasil belajar diukur melalui pretest-posttest dan dianalisis dengan uji normalitas, homogenitas, dan t-test. Data kualitatif diperoleh melalui observasi dan wawancara, dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Integrasi data kuantitatif dan kualitatif memberikan gambaran komprehensif efektivitas metode drill. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran drill berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar Fiqih siswa di MTs Hidayatul Mubtadiin. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal, dan uji homogenitas menegaskan kesetaraan varians antar kelompok. Analisis paired sample t-test mengindikasikan peningkatan hasil belajar pada kedua kelompok, dengan kelas eksperimen mengalami peningkatan lebih tinggi. Uji independent sample t-test menunjukkan perbedaan rata-rata posttest yang signifikan, dengan kelas eksperimen lebih unggul dibanding kontrol. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran drill secara sistematis mampu meningkatkan pemahaman, penguasaan materi, dan pencapaian kompetensi siswa secara optimal.
Copyrights © 2025