MajelisKehormatanMahkamahKonstitusimemilikiperanpentingdalammenjagaintegritasdanakuntabilitasHakimMahkamahKonstitusi,yangmerupakanlembagayudikatifyangberfungsiuntukmengadilipenyelewengankonstitusidanperaturanperundang-undanganolehinstitusipemerintahan,sehinggaMahkamahKonstitusibersifatindependanterbebasdariintervensipemerintah.Tetapi,takjarangditemukankasusyangmelibatkanHakimMahkamahKonstitusi,salahsatunyaadalahHakimAnwarUsmanyangtelahmelakukanpelanggarakodeetik,sehinggadibutuhkanperanMajelisKehormatangunamenyelesaikanpermasalahanini.AdapunmetodepenelitianiniadalahPenelitianHukumNormatif,yangberfokuspadaanalisisbahanpustakaataudatasekunder.Penelitianinibersifatdeskriptifanalitis,menilaikondisiobjekpenelitiansertamenganalisisnyaberdasarkanteori-teorihukumdanpraktikhukumpositifterkait.DenganmenggunakanPendekatanUndang-UndangdanPendekatanKonseptual,penelitianinibertujuanuntukmemberikangambaranmenyeluruhmengenaimasalahhukumyangditeliti.HasilpenelitianinimenunjukkanbahwaMKMKmemilikikewenanganuntukmengawasidanmenegakkankodeetikhakim,denganwewenanguntukmemberikansanksitermasukpemberhentiantidakterhormat.KewenanganinimenunjukkanperanpentingMKMKdalammenjagakehormatanlembagadanmemastikanhakimmenjalankantugasdenganstandaretikatinggi,sertamenegakkansanksiyangtegasuntukmenjagaintegritasdankepercayaanpublikterhadapMahkamahKonstitusi.KewenanganiniditerimasetelahpencabutankewenanganKomisiYudisialolehPutusanMKNo.005/PUU-VI/2006,MKMKdibentukuntukmengawasihakimMKsecarainternal.MekanismepemberhentianhakimMK,yangdiaturdalamPeraturanMahkamahKonstitusiNomor1Tahun2023,meliputipemberhentiansecaraterhormat,tidakterhormat,dansementara.
Copyrights © 2025