Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi bahasa santun dalam aktivitas belajar mengajar di SD Negeri 12 Rambah Samo dan perannya dalam pembentukan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan untuk mencatat perilaku guru dan siswa dalam menggunakan bahasa santun selama proses pembelajaran. Wawancara dilakukan dengan guru dan beberapa siswa untuk menggali pemahaman, pengalaman, dan dampak bahasa santun terhadap interaksi serta pembentukan karakter. Dokumentasi berupa catatan harian guru dan materi ajar juga dianalisis untuk mendukung temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru secara konsisten menggunakan bahasa santun dalam interaksi verbal dan nonverbal, termasuk pemilihan kata yang sopan, intonasi yang ramah, serta gestur yang menghargai siswa. Siswa pun terbiasa menggunakan kata-kata sopan seperti “tolong”, “maaf”, dan “terima kasih” dalam berbagai situasi, baik dalam tanya jawab maupun diskusi kelompok. Implementasi bahasa santun ini berperan penting dalam pembentukan karakter siswa, terutama nilai empati, disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama. Kesimpulannya, bahasa santun bukan hanya sarana komunikasi, tetapi juga alat pendidikan karakter yang efektif. Penelitian ini merekomendasikan agar guru dan pihak sekolah terus membiasakan bahasa santun melalui praktik sehari-hari dan kegiatan pendukung, sehingga pembentukan karakter siswa lebih menyeluruh dan konsisten.
Copyrights © 2025