Perkembangan informasi teknologi telah mengubah perpustakaan sekolah dari konvensional ke digital, memudahkan akses sumber belajar. Perpustakaan digital meningkatkan minat baca siswa dengan konten variatif seperti e-book dan video pembelajaran. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan peran perpustakaan digital dalam meningkatkan minat baca siswa Gen Z, serta faktor pendukung dan penghambat dalam pemanfaatannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dan pendekatan studi kepustakaan dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan digital berperan penting dalam meningkatkan akses informasi dan motivasi membaca siswa, terutama melalui penyajian konten yang menarik dan mudah dijangkau. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala seperti keterbatasan infrastruktur, literasi digital yang rendah, serta minimnya integrasi perpustakaan digital dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi perpustakaan digital membutuhkan strategi holistik yang mencakup pengembangan koleksi, pelatihan literasi digital, integrasi pedagogis, serta perluasan akses teknologi. Dengan strategi pemilihan konten yang menarik, penambahan koleksi, integrasi dengan pembelajaran, peningkatan kompetensi literasi digital warga sekolah, dan penyediaan akses inklusif, perpustakaan digital dapat menjadi instrumen efektif untuk meningkatkan literasi siswa secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025