Kulit kopi (cascara) merupakan limbah pertanian yang berpotensi dikembangkan menjadi minuman fungsional bernilai ekonomi dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas teh celup berbahan dasar kulit kopi robusta petik merah dengan penambahan daun mint (Mentha sp.). Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan empat formulasi perlakuan: P1 (95%:5%), P2 (90%:10%), P3 (85%:15%), dan P4 (80%:20%). Evaluasi dilakukan melalui uji organoleptik (warna, aroma, dan cita rasa) oleh 40 panelis tidak terlatih serta analisis kadar kafein. Hasil menunjukkan bahwa formulasi P4 memberikan skor tertinggi pada parameter warna (3,85), aroma (3,88), dan cita rasa (3,85). Kadar kafein terendah ditemukan pada formulasi P1 (2,588 ml/g), sedangkan tertinggi pada P2 (5,505 ml/g). Penambahan daun mint terbukti meningkatkan karakteristik sensori tanpa meningkatkan kadar kafein secara signifikan. Formulasi P4 direkomendasikan sebagai alternatif teh herbal berbasis limbah kopi yang potensial dikembangkan secara komersial.
Copyrights © 2025