Pembelajaran matematika di Sekolah Dasar memiliki karakteristik khusus yang perlu disesuaikan dengan tahap perkembangan kognitif peserta didik, serta arah kebijakan kurikulum yang diterapkan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pembelajaran matematika di Sekolah Dasar beserta implikasinya terhadap aspek perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif melalui metode kajian literatur dengan memanfaatkan sumber data berupa artikel jurnal nasional terakreditasi, buku referensi pendidikan matematika, serta dokumen resmi kebijakan pendidikan nasional. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi secara deskriptif-kualitatif melalui proses sintesis terhadap temuan-temuan penelitian yang relevan. Hasil kajian mengindikasikan bahwa pembelajaran matematika di Sekolah Dasar perlu disusun secara bertahap, bermakna, dan berbasis konteks, serta berorientasi pada keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran. Guru memegang peran sentral dalam pengelolaan pembelajaran melalui penentuan strategi, metode, dan media yang mampu menstimulasi aktivitas berpikir serta kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Di samping itu, karakteristik pembelajaran matematika tercermin pada penyusunan perencanaan pembelajaran yang terstruktur, pelaksanaan pembelajaran yang bersifat eksploratif dan interaktif, serta penerapan penilaian autentik dan formatif yang berfokus pada pengembangan kemampuan bernalar dan penerapan konsep matematika. Kajian ini diharapkan dapat memberikan dasar konseptual bagi guru dan pengembang kurikulum dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran matematika di Sekolah Dasar
Copyrights © 2026