Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas layanan dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan di Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Kota Bandung serta pengaruhnya terhadap tingkat kepuasan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan memanfaatkan teknik observasi, wawancara, dan telaah dokumentasi terhadap informan yang terlibat secara langsung dalam pelaksanaan layanan. Analisis difokuskan pada lima aspek utama kualitas layanan, yaitu bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UPT PPA telah menyediakan fasilitas yang memadai, termasuk rumah perlindungan, layanan psikologis, dan pendampingan hukum, serta didukung oleh staf yang berpengalaman dan responsif. Namun, terdapat kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, hambatan dalam mediasi, kurangnya kooperasi klien, dan koordinasi antarinstansi yang belum optimal. Secara umum, tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan ini positif, serta disertai rekomendasi untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan memperkuat koordinasi antar sektor. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan daerah terkait pemberdayaan dan perlindungan perempuan serta peningkatan kualitas layanan publik dalam penanganan kekerasan terhadap perempuan.
Copyrights © 2025