Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025

PELATIHAN KERAJINAN KAWAT BULU DAN POT BOTOL BEKAS SEBAGAI EDUKASI LINGKUNGAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI KREATIF DI BAGI HESSA PERLOMPONGAN

Purba, Oktaviana Nirmala (Unknown)
Ansorrudin, Ansorrudin (Unknown)
Wardah, Zahrotun (Unknown)
Ningsih, Aisyah Dwia (Unknown)
Putriyani, Putriyani (Unknown)
Alawyah, Santry (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2025

Abstract

Abstract: Wire craft and recycled bottle pot training activities were conducted to enhance the skills and environmental awareness of PKK women in Hessa Perlompongan Village. This program is part of the Community Service Program (PKM) by KKNT students of the Faculty of Teacher Training and Education, Asahan University, focusing on women’s empowerment through a recycling-based creative economy. The implementation stages included socialization, hands-on training, mentoring, and evaluation. The results showed a significant improvement in participants’ abilities to transform used materials into valuable products, with an average increase from 20% to over 90% after training. Participants also demonstrated high creativity and enthusiasm in producing crafts with market potential. This program not only fostered entrepreneurial spirit and economic independence but also raised awareness of responsible household waste management. Therefore, the training proved effective as an educational medium for promoting environmental awareness and creative economic empowerment within the community.Keywords: Recycled bottle, environmental education, recycling-based creative economy, pipe cleaner, PKK women empowerment. Abstrak: Kegiatan pelatihan kerajinan kawat bulu dan pot dari botol bekas dilaksanakan untukmeningkatkan keterampilan serta kesadaran lingkungan bagi ibu-ibu PKK Desa Hessa Perlompongan. Program ini merupakan bagian dari kegiatan PKM mahasiswa KKNT FKIP Universitas Asahan yang berfokus pada pemberdayaan Perempuan melalui ekonomi kreatif berbasis daur ulang. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan praktik, pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan peserta dalam mengolah bahan bekas menjadi produk bernilai guna, dengan peningkatan kemampuan rata-rata dari 20% menjadi di atas 90% setelah pelatihan. Peserta juga menunjukkan kreativitas tinggi serta antusiasme dalam menciptakan karya kerajinan yang memiliki potensi nilai jual. Program ini tidak hanya menumbuhkan semangat kewirausahaan dan kemandirian ekonomi, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga secara bijak. Dengan demikian, pelatihan ini efektif sebagai sarana edukasi lingkungan dan pemberdayaan ekonomi kreatif bagi masyarakat desa.    Kata Kunci: Botol bekas, edukasi lingkungan, ekonomi kreatif berbasis daur ulang, kawat bulu,  pemberdayaan ibu PKK.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JPSTM

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat adalah merupakan jurnal ilmiah dengan E-ISSN 2776-7647 yang memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang terbit pada bulan April dan Desember setiap ...