Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan dan titik temu antara konsep Total Quality Management (TQM) dalam perspektif Barat dan nilai-nilai kualitas dalam Islam menurut Rusdi Ahmad Thaimah. TQM sebagai pendekatan manajerial modern menekankan perbaikan berkelanjutan, kepuasan pelanggan, efisiensi, dan pelibatan seluruh anggota organisasi. Namun, konsep ini sering kali bersifat teknis dan berfokus pada aspek material. Sebaliknya, nilai-nilai kualitas dalam Islam bersumber dari wahyu dan berakar pada prinsip spiritual seperti ihsan, itqan, amanah, istiqamah, dan tanggung jawab moral. Nilai-nilai tersebut memandang kualitas bukan hanya sebagai hasil kerja, tetapi juga sebagai wujud ibadah dan penghambaan kepada Allah. Penelitian menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif, mengkaji literatur Barat tentang TQM serta pemikiran sarjana Muslim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TQM dan nilai kualitas Islam memiliki tujuan serupa dalam peningkatan mutu, namun berbeda dalam landasan filosofis. Integrasi keduanya dinilai penting untuk menciptakan manajemen mutu yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga berakar pada etika dan spiritualitas. Penelitian ini memberikan dasar konseptual bagi pengembangan manajemen mutu pendidikan Islam yang lebih holistik dan sesuai kebutuhan lembaga modern.
Copyrights © 2025