Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan supresi viral load pada pengidap HIV di Kota Palopo. Penelitian ini menggunakan design cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pengidap HIV yang telah mendapatkan terapi ARV minimal 6 bulan dan telah menjalani pemeriksaan viral load pada tahun 2023. Pengambilan sampel dengan teknik stratified random sampling pada 3 puskesmas dengan jumlah pasien HIV tertinggi di Kota Palopo. Analisis data menggunakan uji statistik Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat korelasi antara kepatuhan pengobatan ARV dengan hasil viral load darah pengidap HIV dengan kekuatan korelasi yang cukup dan searah (nilai signifikansi 0,005<0,05 dan nilai correlation coefficient sebesar 0,365). Terdapat korelasi antara riwayat LTFU dengan hasil viral load darah pengidap HIV dengan kekuatan korelasi kuat dan searah (nilai signifikansi 0,000<0,05 dan nilai correlation coefficient sebesar 0,578). Terdapat korelasi antara perilaku berisiko dengan hasil viral load darah pengidap HIV dengan korelasi yang cukup dan searah (nilai signifikansi 0,015< 0,05 dan nilai correlation coefficient sebesar 0,317). Tidak terdapat korelasi antara riwayat komorbiditas dengan hasil viral load darah pengidap HIV (nilai signifikansi 0,755>0,05 dan nilai correlation coefficient adalah sebesar 0,042 korelasi sangat lemah).
Copyrights © 2025