Heksagamavunon-5 (HGV-5) merupakan senyawa analog kurkumin yang diketahui memiliki aktivitas antioksidan sehingga berpotensi untuk dikembangkan sebagai sediaan tabir surya. Untuk memudahkan penggunaannya pada kulit, senyawa tersebut dapat diformulasikan dalam bentuk sediaan gel. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formula optimum basis gel, mengevaluasi stabilitas fisik basis dan gel HGV-5, serta mengevaluasi aktivitas tabir surya gel HGV-5 secara in vitro. Metode Simplex Lattice Design dengan software Design Expert digunakan untuk mengoptimasi kadar gelling agent karbopol (0,5-1,5%) dan Na-CMC (2,0-3,0%). Delapan run formula gel dievaluasi sifat fisiknya untuk menentukan formula optimum. Stabilitas gel diuji dengan metode cycling test selama tiga siklus. Aktivitas gel HGV-5 sebagai tabir surya diuji dengan metode spektrofotometri dengan menentukan nilai Sun Protection Factor (SPF), persen transmisi eritema, dan persen transmisi pigmentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gel HGV-5 dengan konsentrasi karbopol 0,5% dan Na-CMC 3,0% memiliki pH sebesar 5,71; viskositas 290,51 dPa.s; daya sebar 10,64 cm2; serta daya lekat 10,20 detik. Gel HGV-5 memiliki nilai SPF sebesar 37,14; %TE 0,133; dan %TP 0,002. Basis gel dan gel HGV-5 stabil terhadap respons viskositas, daya sebar, dan daya lekat selama penyimpanan 3 siklus. Gel HGV-5 stabil terhadap respons pH, sedangkan pH basis gel bergeser namun masih dalam ring aman pada kulit selama penyimpanan 3 siklus.
Copyrights © 2025