Latar Belakang: Program Jaminan Kesehatan Medan Berkah merupakan kebijakan strategis Pemerintah Kota Medan untuk mewujudkan Universal Health Coverage. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi tantangan teknis dan anggaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan, implementasi, serta kendala kebijakan Jaminan Kesehatan Medan Berkah di UPT Puskesmas Simpang Limun Medan menggunakan pendekatan Segitiga Kebijakan Kesehatan.Metode: Penelitian kualitatif dengan desain fenomenologi. Pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam terhadap 9 informan (Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas, Petugas, dan Masyarakat). Analisis data menggunakan triangulasi sumber dan teknik.Hasil: Pemanfaatan Jaminan Kesehatan Medan Berkah berhasil meningkatkan akses layanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu hanya dengan KTP. Meskipun sukses dari aspek fasilitas dan informasi, program ini terkendala keterbatasan APBD, kurangnya pemahaman prosedur, dan integrasi data yang belum sempurna dengan BPJS Kesehatan.Kesimpulan: Jaminan Kesehatan Medan Berkah efektif memperluas cakupan kesehatan, namun memerlukan penguatan sistem verifikasi data digital dan sosialisasi yang lebih masif untuk menjamin keberlanjutan program.
Copyrights © 2025