Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk, warna, dan kelimpahan mikroplastik pada lima spesies ikan (Rastrelliger kanagurta, Nemipterus japonicus, Sardinella fimbriata, Megalaspis cordyla, Eleutheronema tetradactylum). Penelitian ini dilakukan dari Juni hingga Agustus 2025, dimana sampel diperoleh dari TPI Pantai Labu. Analisis mikroplastik dilakukan di laboratorium Biologi, FMIPA Universitas Negeri Medan. Proses ekstraksi mikroplastik dimulai dengan memasukkan organ ikan target kedalam larutan H2O2 30% sebanyak 20 ml dan FeSO4 0,05M sebanyak 5 tetes kemudian diinkubasi selama 24 jam pada suhu 40ºC. Selanjutnya organ ikan yang telah terurai disaring menggunakan Whatman, dibilas menggunakan larutan NaCl jenuh, dan hasil saringan ditampung ke dalam cawan petri. Sampel yang telah dikeringkan selanjutnya diamati menggunakan mikroskop stereo. Hasil analisis mikroplastik pada lima spesies ikan menunjukkan kontaminasi, dengan nilai kelimpahan total tertinggi pada spesies Rastrelliger kanagurta (58,7 partikel/individu), diikuti Megalaspis cordyla (44,3), Sardinella fimbriata (31,5), Eleutheronema tetradactylum (29,6), dan Nemipterus japonicus (29,3 partikel/individu). Hasil analisis mikroplastik menunjukkan bentuk mikroplastik yang ditemukan terdiri atas tiga bentuk, yaitu fiber, fragmen, dan film dengan dominasi bentuk fiber dan warna hitam pada seluruh spesies ikan. Selanjutnya hasil uji one way ANOVA menunjukkan bahwa jenis ikan berpengaruh nyata terhadap kelimpahan mikroplastik (p 0,05), di mana R. kanagurta berbeda signifikan dengan N. japonicus, S. fimbriata, dan E. tetradactylum, sedangkan ketiga spesies terakhir tidak berbeda nyata satu sama lain
Copyrights © 2026