Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penerapan Aspek Bioetika Kultur Jaringan Tanaman Anggrek Dendrobium Sp Terhadap Permasalahan Kontaminasi Mikroorganisme di Laboratorium Kultur Jaringan Upt. Pengembangan Benih Hortikultura Loise Tarigan, Beatrice; Syafwan Pulungan, Ahmad; ButarButar, Yutrina; Simanjuntak, Risda; Situmorang, Nurbaity
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 tahun 2024 periode (Juni 2024 - September 2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i2.3957

Abstract

Penerapan bioetika dalam kultur jaringan tanaman anggrek memainkan peran penting dalam mengatasi masalah kontaminasi mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan aspek bioetika dalam prosedur kultur jaringan dapat membantu mengurangi atau mengatasi permasalahan kontaminasi mikroorganisme. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan data penelitian diperoleh dari kegiatan wawancara semi-struktur serta pembagian angket kuesioner. Analisis data pada penelitian ini adalah analisis kualitatif yaitu menganalisis data primer dan juga data sekunder. Data primer merupakan data yang diperoleh dari hasil observasi lapangan peneliti dari narasumber serta hasil kuesioner sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh dari buku atau pustaka serta jurnal penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 responden yang diberi kuesioner mendapatkan hasil bahwa mereka memiliki pengetahuan yang baik mengenai bioetika kultur jaringan anggrek Dendrobium sp. dan prosedur terkait sterilisasi. Tetapi, masih terdapat kekurangan dalam hal keterbatasan fasilitas yang menunjang prosedur sterilisasi dan juga kurangnya pelatihan untuk staf atau pegawai mengenai protokol khusus pencegahan terjadinya kontaminasi pada kultur jaringan anggrek Dendrobium sp. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan pelatihan dan implementasi standar bioetika di laboratorium kultur jaringan.
Penerapan Aspek Bioetika Kultur Jaringan Tanaman Anggrek Dendrobium Sp Terhadap Permasalahan Kontaminasi Mikroorganisme di Laboratorium Kultur Jaringan Upt. Pengembangan Benih Hortikultura Loise Tarigan, Beatrice; Syafwan Pulungan, Ahmad; ButarButar, Yutrina; Simanjuntak, Risda; Situmorang, Nurbaity
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 tahun 2024 periode (Juni 2024 - September 2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i2.3957

Abstract

Penerapan bioetika dalam kultur jaringan tanaman anggrek memainkan peran penting dalam mengatasi masalah kontaminasi mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan aspek bioetika dalam prosedur kultur jaringan dapat membantu mengurangi atau mengatasi permasalahan kontaminasi mikroorganisme. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan data penelitian diperoleh dari kegiatan wawancara semi-struktur serta pembagian angket kuesioner. Analisis data pada penelitian ini adalah analisis kualitatif yaitu menganalisis data primer dan juga data sekunder. Data primer merupakan data yang diperoleh dari hasil observasi lapangan peneliti dari narasumber serta hasil kuesioner sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh dari buku atau pustaka serta jurnal penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 responden yang diberi kuesioner mendapatkan hasil bahwa mereka memiliki pengetahuan yang baik mengenai bioetika kultur jaringan anggrek Dendrobium sp. dan prosedur terkait sterilisasi. Tetapi, masih terdapat kekurangan dalam hal keterbatasan fasilitas yang menunjang prosedur sterilisasi dan juga kurangnya pelatihan untuk staf atau pegawai mengenai protokol khusus pencegahan terjadinya kontaminasi pada kultur jaringan anggrek Dendrobium sp. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan pelatihan dan implementasi standar bioetika di laboratorium kultur jaringan.
FITOREMEDIASI LIMBAH RUMAH TANGGA MENGGUNAKAN TUMBUHAN SEMANGGI AIR (Marsilea crenata) Butarbutar, Yutrina; Ananda Pudan Simamora, Handika; Goreti Perawati, Maria; Tessalonika Napitu, Angel; Nilan Sari Rangkuti, Marlinda; Febriyossa, Adellia
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 tahun 2024 periode (Juni 2024 - September 2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i2.4757

Abstract

Phytoremediation is an environmentally friendly technique that utilizes the ability of plants to absorb and break down pollutants. This study aims to evaluate the effectiveness of phytoremediation of (Marsilea crenata) plants in reducing pollutants in household waste. Experiments were conducted with variations in wastewater concentrations of 500 ml, 700 ml, 1000 ml, and 1200 ml, and control. The parameters observed included Total Dissolved Solids (TDS), pH, and temperature, which were measured on days 0, 2, 4, and 6. The results showed that treatment with Water Clover effectively reduced TDS, pH, and temperature levels of wastewater. At a concentration of 500 ml, TDS dropped by 79 ppm in 6 days. pH at 700 ml treatment dropped by 1.66 while temperature at 700 ml treatment dropped from 30.2°C to 26.8°C. The decrease in the value of these parameters shows that Marsilea crenata has great potential in improving the quality of household wastewater.
Analisis Kelimpahan Mikroplastik Pada Lima Spesies Ikan Laut Dari TPI Pantai Labu, Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang Butarbutar, Yutrina; Batubara, Agung Setia; Sudibyo, Mufti
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.12904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk, warna, dan kelimpahan mikroplastik pada lima spesies ikan (Rastrelliger kanagurta, Nemipterus japonicus, Sardinella fimbriata, Megalaspis cordyla, Eleutheronema tetradactylum). Penelitian ini dilakukan dari Juni hingga Agustus 2025, dimana sampel diperoleh dari TPI Pantai Labu. Analisis mikroplastik dilakukan di laboratorium Biologi, FMIPA Universitas Negeri Medan. Proses ekstraksi mikroplastik dimulai dengan memasukkan organ ikan target kedalam larutan H2O2 30% sebanyak 20 ml dan FeSO4  0,05M sebanyak 5 tetes kemudian diinkubasi selama 24 jam pada suhu 40ºC. Selanjutnya organ ikan yang telah terurai disaring menggunakan Whatman, dibilas menggunakan larutan NaCl jenuh, dan hasil saringan ditampung ke dalam cawan petri. Sampel yang telah dikeringkan selanjutnya diamati menggunakan mikroskop stereo. Hasil analisis mikroplastik pada lima spesies ikan menunjukkan kontaminasi, dengan nilai kelimpahan total tertinggi pada spesies Rastrelliger kanagurta (58,7 partikel/individu), diikuti Megalaspis cordyla (44,3), Sardinella fimbriata (31,5), Eleutheronema tetradactylum (29,6), dan Nemipterus japonicus (29,3 partikel/individu). Hasil analisis mikroplastik menunjukkan bentuk mikroplastik yang ditemukan terdiri atas tiga bentuk, yaitu fiber, fragmen, dan film dengan dominasi bentuk fiber dan warna hitam pada seluruh spesies ikan. Selanjutnya hasil uji one way ANOVA menunjukkan bahwa jenis ikan berpengaruh nyata terhadap kelimpahan mikroplastik (p 0,05), di mana R. kanagurta berbeda signifikan dengan N. japonicus, S. fimbriata, dan E. tetradactylum, sedangkan ketiga spesies terakhir tidak berbeda nyata satu sama lain